Sosio Demokrafis Kabupaten Nunukan Tahun 2012


1. PENDUDUK
Jumlah penduduk dan kepadatan penduduk pada suatu wilayah dapat digunakan sebagai tolok ukur untuk mengetahui kecenderungan penyebaran penduduk. Jumlah penduduk yang besar cenderung mengelompok pada tempat-tempat tertentu sehingga menyebabkan pola penyebaran bervariasi. Kepadatan penduduk yang tinggi pada umumnya dapat dijumpai pada daerahdaerah yang mempunyai aktifitas
tinggi, adanya sarana transportasi yang memadai, dan keadaan sosial ekonomi yang lebih baik.
Sebaliknya kepadatan penduduk yang rendah pada umumnya terdapat pada daerah-daerah yang aktifitas ekonomi yang realatif masih rendah dan keadaan sarana transportasi yang masih sulit.

Banyaknya Penduduk Kabupaten Nunukan Tahun 2012

  1. Krayan 7.322,
  2. Krayan Selatan 2.248,
  3. Lumbis  5.074,
  4. Lumbis Ogong 5.393,
  5. Sembakung   8.759,
  6. Nunukan  55.849,
  7. Sei Menggaris 8.215,
  8. Sebuku 10.761,
  9. Tulin Onsoi 7.077,
  10. Nunukan Selatan 16.273,
  11. Sebatik 4.357,
  12. Sebatik Timur 11.745,
  13. Sebatik Utara 5.297,
  14. Sebatik Tengah 6.880
  15. Sebatik Barat 7.836.

Jumlah 163.086

Angka Proyeksi, BPS Kabupaten Nunukan
Penduduk Kabupaten Nunukan pada tahun 2000 sebanyak 79.620 jiwa dan meningkat pada tahun 2012 sebanyak 163.086 jiwa dengan perincian 87.081 jiwa penduduk laki-laki (53,38%) dan 76.025 jiwa penduduk perempuan (46,62%) dengan tingkat kepadatan penduduk rata-rata 10,64 jiwa/Km

Grafik penduduk nunukan

Grafik  Prosentase Penduduk Menurut Kecamatan

2. KETENAGAKERJAAN
a. Tenaga Kerja
Tingkat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi sangat mempengaruhi pertumbuhan angkatan kerja. Semakin bertambahnya penduduk usia kerja akan berpengaruh pada pertambahan jumlah angkatan kerja, baik sebagai pekerja maupun pencari kerja. Peningkatan tersebut jika tidak diimbangi dengan pasar kerja yang besar maka akan menimbulkan dampak kerawanan sosial dengan banyaknya pengangguran.
Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri tahun 2012 mengalami penurunan dibanding tahun 2010. Pada tahun 2010 penempatan TKI sebanyak 1.443 orang, sedangkan tahun 2012 sebanyak 12 orang. Sementara itu kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di Kabupaten Nunukan pada tahun 2012 sebanyak 7 kasus, dengan jumlah tenaga kerja yang di PHK turun daripada tahun sebelumnya dari 6 orang menjadi 7 orang.

Pendapatan pekerja dalam hal ini adalah upah selalu mendapat perhatian dari pemerintah, hal ini bisa dilihat dari kenaikan rata-rata kebutuhan hidup minimum setiap tahunnya yang mengalami kenaikan sepanjang tahun tahun 2010 hingga 2012. Untuk Upah Minimum Regional (UMR) juga mengalami hal yang sama, dimana pada tahun 2010 UMR mencapai Rp. 1.025.000,- per orang dan mengalami kenaikan di tahun 2011 menjadi Rp.1.111.000, – per orang. Dan  di tahun 2012 UMR mengalami kenaikan hingga mencapai Rp. 1.186.000,- per orang.

kebutuhan minimumGrafik  Laju Pertumbuhan UMR & Kebutuhan Hidup Minimum

3.PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan syarat mutlak pembangunan manusia untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam upaya meningkatkan pembangunan di Kabupaten Nunukan khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Pendidikan formal merupakan suatu proses yang berjenjang dari SD hingga perguruan tinggi. Untuk menunjang keberhasilan pembangunan bidang pendidikan, pendidikan formal yang umumnya diselenggarakan di sekolah-sekolah. Jumlah penduduk yang menamatkan pendidikan menunjukkan ketersediaan kualitas sumber daya manusia pada suatu wilayah. Semakin banyak jumlah penduduk yang menamatkan sekolah tinggi, maka semakin baik pula ketersediaan kualitas sumber daya manusia.

 Jumlah Sekolah, Murid Dan Guru Pada Pendidikan Umum
Tahun 2012

Jumlah sekolah

 Taman Kanak-Kanak (TK) – 36
 Sekolah Luar Biasa (SLB) – 1
 Sekolah Dasar (SD) – 141
 Sekolah Lj. Tkt. Prtm (SLTP) – 47
 Sekolah Lanj. Tingkat Atas (SLTA) – 16
 Perguruan Tinggi (PT) –
 Sekolah Menegah Kejuruan – 6

Jumlah siswa/mahasiswa

 Taman Kanak-Kanak (TK) – 1.165
 Sekolah Luar Biasa (SLB) – 47
 Sekolah Dasar (SD) – 21.721
 Sekolah Lj. Tkt. Prtm (SLTP) – 8.183
 Sekolah Menengah Umum (SMU) – 4.173
 Sekolah Men. Kejuruan (SMK) – 1.858
 Perguruan Tinggi (PT) – .

Jumlah guru/dosen & kepala sekolah

 Taman Kanak-kanak (TK) – 138
 Sekolah Luar Biasa (SLB) – 5
 Sekolah Dasar (SD) – 1.689
 Sekolah Lj. Tkt. Prtm (SLTP) – 560
 Sekolah Menengah Umum (SMU) – 265
 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) – 145
 Perguruan Tinggi (PT)

Sumber : Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Nunukan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s