Pabrik Rumput Laut Nilai Tambah Petani


Rumput laut nunukan

Bupati Nunukan Haji Basri memberikan apresiasi kepada PT Manrapi yang membangun pabrik pengolahan rumput laut di Kampung Mamolo, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan.  Pembangunan pabrik dimaksud, tentu akan menjadi nilai tambah terhadap produksi rumput laut petani di Nunukan.

“Sebelumnya kita mengenal bahwa wilayah ini adalah salah satu sentra pertanian yang sangat potensial, serta sentra penghasil perikanan yang cukup terkenal. Dari kedua sektor inilah, masyarakat Nunukan Selatan hidup sejahtera,” kata Bupati, Rabu (15/1/2014) saat panen raya dan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengelohan rumput laut PT Manrapi yang dihadiri Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia Alex SW Retraubun.
Basri mengatakan, kehadiran komoditas rumput laut telah membuat warga di sekitar Sedadap, Mansapa, Mamolo dan Tanjung Harapan menjadi makin sejahtera.
“Tentu hal ini menjadi satu bukti adanya kerja keras masyarakat kita untuk senantiasa meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk memberikan nilai tambah terhadap hasil rumput laut yang di Nunukan, maka sangat diperlukan upaya peningkatan penanganan pasca panen. Baik pada proses pengeringan sehingga kualitasnya terjaga, maupun pengolahan hasil rumput laut menjadi produk olahan setengah jadi maupun jadi.
Dengan menjual produk mentah saat ini saja, sudah memberikan hasil yang baik bagi petani. Tetapi bila produk ini dijual dalam bentuk hasil olahan, tentu akan memberikan nilai tambah secara ekonomi yang lebih baik bagi petani.
Basri mengatakan, peletakan batu pertama pabrik pengolahan rumput laut itu diharapkan menjadi suatu pijakan bagi semua pihaknya, khususnya para petani rumput laut Kabupaten Nunukan.
“Untuk menatap masa depan yang lebih cerah lagi melalui pengembangan rumput laut,” ujarnya.
Selaku pemilik PT Manrapi, Haji Irwan Sabri mengatakan, usaha budidaya rumput laut ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat disamping upaya untuk mempertahankan kelestarian lingkungan perairan pantai.
“Saya sadari bahwa potensi rumput laut sangatlah bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai khususnya,” ujarnya.
Ia mengatakan, potensi rumput laut yang mencapai ribuan ton perbulan selama ini disuplai ke berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan termasuk dikirim ke Semporna, Sabah, Malaysia.
Dengan hasil yang cukup besar ini, tentu disadari produksi rumput laut dapat memberi penghidupan bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di pesisir pantai.
“Hal inilah yang perlu untuk terus dikembangkan bersama-sama. Saya yakin dengan adanya kerjasama yang baik dari beberapa pihak baik pemerintah pusat dan daerah, pengusaha dan masyarakat, pasti dapat terus berkembang dalam waktu yang panjang,” ujarnya.
Ia mengatakan, pembangunan pabrik berkapasitas 150 ton ini, kedepan dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi seluruh masyarakat Nunukan khususnya para petani rumput laut.
Harapan PT Manrapi pula, pabrik pengolahan rumput laut yang ke-5 di Indonesia ini dapat menciptakan stabilitas ekonomi di Nunukan. Sebab, tujuan PT Manrapi mendirikan pabrik pengolahan rumput laut ini, salah satunya ingin memperkecil angka pengganguran di Kabupaten Nunukan.
“Artinya bahwa dengan didirikannya pabrik rumput laut, sudah pasti banyak masyarakat yang bekerja pada pabrik nantinya. Saya juga menegaskan bahwa pabrik rumput laut yang pertama dibangun di Nunukan nantinya, sudah pasti memprioritaskan masyarakat Kabupaten Nunukan,” ujarnya. (kaltim.tribunnews 150114)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s