Pelatih Kontingen Nunukan Yudi Chandra Sabet Gelar Pelatih Kyorugi Terbaik


yudi chandraSelain sukses mengantarkan Tim Taekwondo Kabupaten Nunukan meraih empat medali emas, satu perak dan satu perunggu, Pelatih Kontingen Kabupaten Nunukan Yudi Chandra juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Kyorugi pada ”Bali Mok’s Taekwondo Junior International Championship 2014”.

Lebih lengkap lagi, setelah pihak panitia pelaksana kejuaraan juga mentasbihkan Tim Taekwondo Nunukan sebagai Tim Terbaik Kyorugi, dari sekitar 80 klub atau daerah  Taekwondo terbaik yang ikut berlaga plus dua tim luar negeri Singapura dan Timor Leste, pada kejuaraan yanng berlangsung 11-13 Januari 2014 di GOR Lila Bhuana Denpasar Bali.
Kontingen Kabupaten Nunukan pada kejuaraan itu keluar sebagai Juara Umum II kategori kelas junior dengan empat emas, satu perak, dan satu perunggu.

Sementara Juara Umum I diraih Kontingen Kota Solo dengan perolehan lima medali emas.
Menanggapi gelar Pelatih Terbaik Kyorugi yang diraihnya, Yudi Chandra berkomentar merendah.

Menurut pria kelahiran Surabaya, 25 Desember 1971 itu,  penghargaan tersebut sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. “Sebenanarnya saya hanya berusaha agar para atlet Nunukan tampil prima membawa nama daerah,” ujarnya.

Mengingat persaingan pada kejuaraan ini sangat ketat, karena diikuti oleh hampir seluruh atlet taekwondo junior terbaik di Indonesia, termasuk peserta dari luar negeri.  “Para pelatih terbaik Indonesia pun pada turun membawa atlet dan daerahnya masing-masing dan saya masih harus banyak belajar dari mereka,” ujarnya.

Awalnya, kata Yudi, ia malah hanya menjagokan Ilham Ramadhan mendapatkan predikat atlet putra terbaik karena penampilannya yang nyaris sempurna sama seperti penilaian para wasit atau juri.

Suami dari Miskem itu juga dikenal sukses sebagai salah satu pengusaha peralatan olahraga terbesar di Nunukan.

Humas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan Farid Amiruddin berpendapat, gelar Pelatih Terbaik Kyorugi yang disematkan kepada  Yudi Chandra sudah sangat pantas. Menurutnya, racikan strategi jitunya telah terbukti berhasil membawa anak asuhnya meraih prestasi emas seperti yang ditunjukkan Ary Wibowo, Sri Wahyuni, Ilham Ramdhan dan Adistika Indah Fauza dengan mengalahkan lawan-lawan tangguhnya dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Solo yang dikenal sebagi kiblat olahraga Taekwondo di Indonesia.

Bahkan putri kandungnya, Novi Arianti yang baru pertama kali ikut kejuaraan resmi juga mampu meraih perungggu.

Sementara Chaerul Adzam yang meraih perak hanya kalah beruntung dari atlet Pelatnas asal Jawa Tengah, Miko Lianasmoro dengan skor tipis 6-7.

Farid menilai, Yudi Chandra tidak hanya memoles atletnya dari sisi teknis saja, tapi hal-hal kecil yang sifatnya non teknis pun tak luput dari perhatiannya. Seperti pada penginapan maupun konsumsi gizi atletnya sebelum bertanding mesti memenuhi standar yang layak bagi para atlet walau harus rela merogoh kocek sendiri. Selain itu ia mau menggelontorkan bonus dari dana pribadi kepada sang atlet yang meraih prestasi, seperti yang diperlihatkannya selama ini.

Penerapan disiplinnya pun sangat terkontrol baik saat latihan, bergaul bersama atlet hingga saat bertanding. “Saya bahkan berani mengusulkan jika sosok pembina olahraga seperti Yudi Chandra sangat layak mendapatkan penghargaan dibidang olahraga dari pemerintah atas jasa dan dedikasinya membangun prestasi olah raga Nunukan melalui Cabor Taekwondo,” kata Farid, Rabu (15/1/2014) dari Denpasar, Bali.

Ia mengayakan, pengorbanan Yudi tidak perlu lagi diragukan.  “Lihat saja, sampai rela membanguna fasilitas Dojang sendiri sebagai sarana berlatih atletnya. Padahal itu menelan biaya  ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Saat peringatan hari olahraga nasional bisa menjadi momen pas pemberian penghargaan tersebut,” ujarnya.

Makmun salah seorang tokoh olahraga Nunukan maupun Camat Nunukan Umboro Hadisuseso yang sukses sebagai Ketua Panitia Pelaksana Kejurda Taekwondo Kaltim tahun 2013 juga berpendapat sama, jika sosok seperti Yudi Chandra sangat layak mendapatkan penghargaan dari pemerintah.

“Tak perlu diperdebatkan lagi, jika prestasi dan pengorbanan sosok seperti Yudi Chandra sudah seharusnya mendapatkan penghargaan di bidang olahraga,” ujar keduanya. (kaltim.tribunnews 150114)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s