Banjir Tengelamkan Sekolah di Sembakung


Tim Medis Gunakan Ketinting Datangi Korban Banjir di Sembakung Nunukan

Banjir_sembakung_gedung_sekolahKepala Puskesmas Desa Atap, Kecamatan Sembakung‎​ Dokter Fira Sofiah mengatakan, pihaknya mengadakan puskesmas keliling untuk mendatangi korban banjir di sejumlah desa di Kecamatan Sembakung. Langkah tersebut diambil, mengingat sejumlah warga yang menderita sakit enggan dievakuasi ke posko kesehatan.

“Jadi kami menggunakan ketinting puskesmas dari hulu sampai hilir. Jadi kami jemput bola. Karena kami lihat di sini banyak sekali masyarakat yang tidak mau di evakuasi ke posko,” ujarnya.
Dengan mengerahkan 49 tenaga kesehatan mulai dari puskesmas hingga puskesmas pembantu, pihaknya juga mendirikan dua posko. Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, sampai saat ini posko kesehatan masih mengandalkan obat-obatan dari puskesmas. “Bantuan dari luar belum ada. Kami pakai yang di puskesmas ajah dulu,” ujarnya.
Sejauh ini, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) dan diare merupakan penyakit yang banyak dikeluhkan korban banjir. Ia mengatakan, keluhan lainnya akan banyak muncul pasca banjir tersebut.
“Ini belum kita rasakan. Jadi baru pertama ini, baru ISPA dan diare saja. Yang dikhawatirkan setelah ini wabah, karena ini berhubungan dengan air. Biasanya terjadi peningkatan penyakit dari ISPA dan diare,” ujarnya. (kaltim.tribunnews 260114)

Bupati Nunukan Kunjungi Lokasi Banjir Sembakung dan Lumbis

Bupati Nunukan Haji Basri, Sabtu (25/1/2014) bersiap meninjau desa desa yang terendam banjir di Kecamatan Sembakung.

Bupati Nunukan Haji Basri, Sabtu (25/1/2014) bersiap meninjau desa desa yang terendam banjir di Kecamatan Sembakung.

Bupati Nunukan Haji Basri, Sabtu (25/1/2014) mengunjungi Desa Lubakan, salah satu desa di Kecamatan Sembakung yang terendam banjir akibat luapan Sungai Sembakung.Dari ibukota Kecamatan Sembakung di Desa Atap, Desa Lubakan ditempuh selama 30 menit dengan menumpang speed boat mesin 85 PK.

Sebelumnya Jumat kemarin Bupati juga mengunjungi korban banjir di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis. Saat melakukan kunjungan, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan kepada korban.

Rombongan setelah itu melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sembakung Atulai dan Kecamatan Sembakung.

Di Kecamatan Sembakung, rombongan langsung meninjau rumah warga yang terendam banjir didesa Atap. Malam tadi, rombongan menginap di Kecamatan Sembakung dan kembali meninjau lokasi banjir pagi ini.

Turut mendampingi Bupati Nunukan, Ketua Tim PKK Kabupaten Nunukan Irma Basri, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Tommy Harun, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan Dokter Haji Andi Akhmad, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Daerah Jabbar, Kasdim 0911/ Nunukan Mayor Inf. Kadir, Paspotmar Lanal Nunukan Kapten Laut (E) Nasution.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan membuka dua pos penanggulangan bencana banjir di dua kecamatan, masing – masing satu pos di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis dan Desa Atap Kecamatan Sembakung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nunukan Muhammad Amin mengatakan, posko melibatkan personil BPBD dan Badan SAR Kabupaten Nunukan. Setibanya di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku pada Jumat siang, logistik sembako untuk korban banjir langsung dibagi menjadi dua untuk dua kecamatan.

Amin mengatakan, pembagian logistik kepada warga diatur masing – masing Camat.
Ia juga belum bisa memastikan sampai kapan personil BPBD dan Badan SAR Nunukan bertugas di kedua Kecamatan. Pihaknya masih menunggu situasi banjir.

Banjir Tenggelamkan Sekolah di Sembakung-Nunukan

banjir_sebakung_nunukanBanjir akibat luapan Sungai Sembakung telah menenggelamkan sejumlah bangunan. Banjir kiriman dari hulu sungai di Sungai Pensiangan Sabah, Malaysia dan Sungai Labang maupun Sungai Sumalumung di Kecamatan Lumbis Ogong itu, Sabtu (25/1/2014) belum juga surut. Malahan volume air semakin meninggi sejak luapan sungai pada Rabu lalu.Dari pantauan pagi ini, sejumlah fasilitas publik ikut tenggelam. Bangunan SD 004, Desa Lubakan, Kecamatan Sembakung hanya tersisa atap yang belum terendam. Aktivitas belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara.

Bupati Nunukan Haji Basri dan rombongan Pemkab Nunukan sejak kemarin meninjau desa-desa yang terkena bencana banjir di Kecamatan Lumbis dan Kecamatan Sembakung. (kaltim.tribunnews 260114)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s