Kepolisian Nunukan Musnahkan Sabu Senilai Rp 5 M Asal Malaysia


 

Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan (kedua dari kiri) beserta BNK, Kejaksaan, dan Dinas Kesehatan Nunukan, Kalimantan Timur, memusnahkan sabu sabu senilai Rp 5 miliar rupiah yang diselundupkan oleh 2 warga Negara Malaysia, Rabu (14/5/2014).

Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan (kedua dari kiri) beserta BNK, Kejaksaan, dan Dinas Kesehatan Nunukan, Kalimantan Timur, memusnahkan sabu sabu senilai Rp 5 miliar rupiah yang diselundupkan oleh 2 warga Negara Malaysia, Rabu (14/5/2014).

Kepolisian Resor Nunukan Kalimantan Utara memusnahkan barang bukti sabu seberat 2 kilogram. Sabu tersebut merupakan hasil tangkapan kepolisian dari 2 kasus upaya penyelundupan oleh warga Malaysia melalui pelabuhan tradisional di Pulau Sebatik. 

“Jumlah yang kami musnahkan kurang lebih 2 kilogram senilai sekitar Rp 5 miliar. Ini dua kasus yang berbeda, (yaitu) 17 dan 24 April 2014,” kata Kapolres Nunukan AKPB Robert Silindur Pangaribuan, Rabu (14/5/2014). Dia mengatakan, lokasi penangkapan kedua perkara adalah dermaga Sungai Nyamuk.

Saat ini, kata Robert, dua tersangka penyelundupan sabu tersebut sudah ditahan dan proses hukumnya berjalan. Dia menambahkan, pemusnahan segera dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan penyimpangan di lingkungan personel Polres Nunukan.

Polres ini pernah tersandung kasus penghilangan sabu seberat 1 kilogram, beberapa waktu lalu. “Kami mengantisipasi kalau (tangkapan) besar ini takutnya menjaga barang ini cukup rawan. Jadi ini harus cepat kami musnahkan karena bisa dimanfaatkan, jangan sampailah terjadi,” papar Robert.

Dua tersangka kedua kasus datang ke lokasi pemusnahan. Mereka adalah Hadriansyah (30) yang berupaya menyelundupkan 934,4 gram sabu, dan Ramlah (42) dengan upaya penyelundupan 1.001,8 gram sabu.

”Biar mereka menyadari bahwa apa yang mereka lakukan itu mereka juga harus memusnahkan juga agar mereka bisa memiliki rasa dan menolak peredaran narkoba. Supaya ini kita berantas, kita musnahkan itu untuk psikologinya,” ujar Robert soal kehadiran dua tersangka di lokasi pemusnahan.

Selain pemusnahan, sebagai antisipasi kerawanan penyelewengan narkoba di jajaran kepolisian, Robert mengatakan, tes urine sekarang rutin digelar di institusinya. ”Kami tidak akan toleransi terhadap personel yang terlibat, kami akan tindak tegas. Antisipasinya kami lakukan tes urine, termasuk saya dan hasilnya sudah keluar. Berjumlah 157 personel hasilnya alhamdulillah negatif.“ 

Hingga pertengahan Mei 2014 Polres Nunukan menangani 26 kasus narkoba dengan tersangka sebanyak 30 orang. Dari jumlah tersangka itu, 3 di antaranya warga negara Malaysia. (regional.kompas.com 15052014)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s