Pj Gubernur Letakkan Batu Pertama Christian Center Nunukan


Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Senin (19/5/2014) meletakkan batu pertama pembangunan gedung Christian Center Kabupaten Nunukan.

Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Senin (19/5/2014) meletakkan batu pertama pembangunan gedung Christian Center Kabupaten Nunukan.

Pembangunan gedung Christian Center Kabupaten Nunukan resmi dimulai. Pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama itu dilakukan Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Senin (19/5/2014).

Peletakan batu pertama pembangunan gedung yang beralamat di Jalan Kristianto, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan itu dihadiri Kepala Badan Perbatasan Kalimantan Utara Udau Robinson, Bupati Nunukan Basri, Wakil Ketua DPRD Nunukan Rumon Tumbo, Sekretaris Kabupaten Nunukan Tommy Harun serta sejumlah pejabat dan pemuka agama maupun umat Kristen.
 
Usai meletakkan batu pertama, Irianto dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Ia menilai ini sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mengembangan kegiatan keagamaan.
 
Menurut pendapatnya, gedung Christian Center yang dibangun di Kabupaten Nunukan lebih baik daripada yang sudah dibangun di daerah lainnya. “Kabupaten Nunukanmenjadi salah satu bersama kabupaten lain yang sudah melakukan. Dan saya yakin yang dibuat oleh Kabupaten Nunukan akan lebih baik. Barangkali di Tanjung Selor, di Malinau yang sudah ada. Tetapi kalau melihat disainnya, saya yakini ini akan menjadi lebih baik. Tidak saja dari segi kualitasnya, tetapi juga dari sisi perencanaannya. Karena itu saya dengan gembira dan bangga sekaligus menyampaikan apresiasi,” ujarnya.
 
Ia mengatakan, gedung Christian Center ini akan menjadi simbol dan komitmen untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Nunukan. Sebagai simbol, tentunya gedung tersebut harus dijaga bersama.
Diingatkannya, “Kita seringkali pandai membangun, banyak gedung gedung megah. Tetapi setelah selesai kita  bangun, ternyata kita tidak mampu memanfaatkannya secara kontinue dengan baik.  Dan kita tidak berhasil  untuk memeliharanya dengan baik,” ujarnya. 
 
Ia berharap, gedung tersebut nantinya akan menjadi sejarah bagi anak dan cucu mendatang. Selain sebagai pusat kegiatan umat Kristiani Kabupaten Nunukan, Christian Center diharapkan digunakan untuk mengisi kegiatan-kegiatan yang merawat generasi yang akan datang. “Merawat kerukunan hidup beragama ini. Mari kita memberikan pemahaman bahwa agama adalah penjaga perdamaian bukan sebaliknya,” ujarnya. (kaltim.tribunnews.com 19052014)

Christian Center Nunukan Senilai Rp72,3 Miliar Berkapasitas 1.500 Orang

Bupati Nunukan Basri, Senin (19/5/2014) menunjukkan kepada Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambire, maket gedung Christian Center Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan Basri, Senin (19/5/2014) menunjukkan kepada Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambire, maket gedung Christian Center Kabupaten Nunukan.

Pembangunan gedung Christian Center Kabupaten Nunukan akan menelan anggaran hingga Rp72.302.698.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan 2014 dan 2015. Gedung yang pembangunannya dimulai Senin (19/5/2014) ini, diproyeksikan bisa menampung sekitar 1.500 orang.

Christian Center yang luas bangunan auditoriumnya sekitar 3.625 meter persegi itu, dibangun di atas lahan seluas sekitar 10.000 meter persegi di Jalan Kristianto, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan.  Dengan konsultan perencana PT Eksakta Profesitama dan kontraktor pelaksana PT PP (Persero) Tbk Construction & Invesment, gedung tersebut ditargetkan rampung paling lambat 690 hari kalender.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan Helmi Hermansyah menjelaskan, pada master plan perencanaan Christian Center, nantinya akan dibangun gedung auditorium, ply group atau tempat penitipan anak, gedung penunjang atau unit kegiatan Kristen, rumah pastori, perpustakaan, guest house dan aula, ruang makan, fasilitas penunjang atau kios souvenir maupun ATM center, pos keamanan dan power house. Selain itu direncanakan pembangunan lapangan olahraga, area rumah doa atau reat reat, unit layanan pengelola, area camping, parkir motor, parkir mobil dan kolam kendali.

“Christian Center Nunukan direcanakan memiliki gedung auditorium dengan kondisi kapasitas pengunjung di dalamnya sebanyak sekitar 1.500 orang,” ujarnya.

Gedung auditorium ini nantinya bisa digunakan sebagai gedung pernikahan, gedung pertemuan maupun gedung serbaguna.

Pada lantai 1 yang memiliki luas lantai dasar sekitar 2.117 meter persegi akan bisa digunakan untuk ruang auditorium yang menampung sekitar 1.000 orang. Selain itu dibangun panggung acara, ruang kesehatan, ruang kontrol, ruang operator, ruang keamanan, toilet pria dan wanita, ruang ganti pria dan wanita, media center dan ruang pengelola.

Sementara pada lantai tribun yang luasnya mencapai 1.508 meter persegi, bisa digunakan untuk tribun pengunjung yang bisa menampung 500 orang dan bisa digunakan untuk ruang kontrol unit, ruang operator serta toilet pria dan wanita.

Disebutkan, rencana komponen struktural bangunan auditorium terdiri atas, pondasi bangunan yang menggunakan pondasi tiang pancang bulat atau spun pile dengan diameter 40 sentimeter kapasitas daya dukung 180 ton pertitik.

“Lantai dasar bangunan auditorium merupakan struktur beton bertulang dengan penyangga struktur utama menggunakan kolom kolom bulat dan arsitektur dinding keliling menggunakan curtain wall,” ujarnya.

Sementara lantai tribun bangunan auditorium merupakan struktur beton bertulang dengan pelat, balik dan kolom penyangga struktur utama tribun.

Bupati Nunukan Basri berharap, keberadaan gedung Christian Center ini dapat meningkatkan lagi kualitas maupun kuantitas pelayanan bagi umat Kristiani di Kabupaten Nunukan. Ia mengatakan, bagi umat Kristen keberadaan Christian Center merupakan sarana terpenting dalam rangka peribadatan pelayanan keumatan.

“Kami yakin kedepan Christian Center tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata tetapi lebih daripada itu, Christian Center ini dapat menjadi sentra atau pusat pelayanan sosial kemasyarakatan bagi umat Kristiani di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti itu, diperlukan keberadaan sarana ibadah yang lebih baik dan lebih refresentatif. “Kami sangat bersyukur karena hingga saat ini kami menilai bahwa  partisipasi atau peran serta masyarakat sangat signifikan dalam rangka membantu pembangunan sarana ibadah,” ujarnya.

Hal ini sangat membanggakan dan patut diapresiasi. “Mengingat keterbatasan Pemerintah Daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan khususnya rumah ibadah, partisipasi masyarakat cukup tinggi ini menjadi modal dasar bagi kita dalam rangka membangun komitmen bersamaan dengan pembangunan daerah,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Christian Center. (kaltim.tribunnews.com 19052014)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s