Bawa Sabu, TKI Asal Toli Toli Diamankan di Lokalisasi Nunukan


ilustrasi-sabuPolisi mengamankan Rio Karamunsing (36), seorang tenaga kerja indonesia (TKI) asal Malaysia, saat ia sedang berada di Lokalisasi Wanita Harapan Sadar, Persemaian, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, Minggu (8/6/2014) pagi. Buruh perkebunan kelapa sawit asal Toli Toli, Sulawesi Tengah itu diamankan lantaran tertangkap tangan memiliki narkotika golongan satu jenis sabu sabu.

“Saat itu pelaku sedang berada di salah satu kamar PSK yang ada dalam lokalisasi tersebut. Berkat informasi dari masyarakat, laporan kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Sat Reskoba Polres Nunukan,” kata Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan.

Kapolres mengungkapkan, selain mengamankan tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa empat bungkus kecil plastik transparan berisi sabu sabu dengan berat total mencapai 0,19 gram. Selain itu turut diamankan satu rangkap alat hisap yang digunakan pelaku dan perempuan sex komersial (PSK) teman kencannya, paspor milik pelaku, sebuah toples berisi gula, selembar celana jeans berwarna biru dan dua unit telepon seluler.

Kasubag Humas Polres Nunukan Ipda M Karyadi menjelaskan, saat diperiksa penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan, Rio mengaku berangkat dari Malaysia ke Nunukan dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi.

Pada Sabtu (7/6/2014) sekitar pukul 20.00, ia tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Sebelumnya pada hari yang sama dari Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia ia menuju ke Pulau Sebatik dengan menumpang angkutan laut. Dari Pulau Sebatik pria tersebut melanjutkan perjalanan ke Pulau Nunukan.

Di Pelabuhan Tunon Taka, Rio bertemu seorang tukang ojek yang menawari jasa. “Kemudian ditanya mau kemana? Kemudian yang bersangkutan ingin ke lokalisasi,” jelasnya, Senin (9/6/2014) saat memberikan keterangan pers.

Setibanya di Lokalisasi Wanita Harapan Sadar, tukang ojek dimaksud menawari sabu sabu kepada Rio. “Meskipun belum kenal identitas tukang ojek itu, Ro ini mengiyakan. Akhirnya dia transaksi sabu sabu tersebut sebanyak satu bungkus seharga Rp340.000,” ujarnya.

Setelah membayar sabu sabu, Rio lalu masuk ke lokalisasi. Ia memilih masuk ke kamar nomor 59, Blok E yang dihuni Sk alias Caty, seorang PSK di lokalisasi tersebut. Sekitar pukul 21.00, Rio keluar lokalisasi untuk mencari makan. Pukul 00.00, ia kembali ke lokalisasi dan langsung masuk ke kamar nomor 59.Soal kepemilikan sabu sabu dimaksud, ternyata Polisi telah mendapatkan informasi dari masyarakat yang mengetahuinya.

“Pagi harinya pukul 06.00 berkat informasi yang dikembangkan anggota kepolisian, kemudian digedor pintu nomor 59 tersebut. Di dalam saudara Ro masih ada di lokalisasi,” ujarnya.

Dari penggeledahan badan yang dilakukan terhadap Rio, ditemukan satu bungkus sabu sabu yang disimpan di saku celana bagian sebelah kiri. Setelah ditanya dia mengakui barang itu miliknya.

Saat itu Polisi juga menemukan tiga bungkus plastik kecil transparan berisi sabu sabu. Barang bukti itu ditemukan dalam toples yang berisi gula. Setelah ditanya belum ada yang mengakui, baik Ro maupun Caty.

Untuk pengembangan penyidikan, saat ini Rio maupun Caty masih diamankan di Mapolres Nunukan. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (kaltim.tribunnews.com 090614)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s