Pemkab Nunukan Boleh Perbaiki Ponton PLBL Liem Hie Djung


portal_LiemPemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperpanjang masa pinjam pakai Demaga Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie memastikan, dengan pinjam pakai tersebut Pemerintah Kabupaten Nunukan bisa melakukan perbaikan pada ponton yang rusak, tanpa harus menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.  “Sudah. Sudah boleh (memperbaiki). Kan sudah ada berita acara pinjam pakainya. Tinggal DPRD. DPRD juga harus dijelaskan,” ujarnya.
Ia mengatakan, pada saatnya nanti aset tersebut diserahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. “Pemprov Kaltara nanti bisa menyerahkan kepada Pemkab Nunukan,” ujarnya, Senin (7/7/2014) di Nunukan.
Dia mengatakan, setelah dua tahun digunakan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperpanjang pinjam pakai PLBL Liem Hie Djung. “Karena  ketentuannya itu maksimum dua tahun pinjam pakai itu. Jadi harus diperbaharui. Itu sudah ditandatangani oleh Bupati, saya selaku Penjabat Gubernur Kalimantan Utara mengetahui dengan Gubernur Kaltim selaku pemilik aset, dengan pejabat yang menangani,” ujarnya.
Pinjam pakai kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan dituangkan dalam berita acara. Selama pinjam pakai dimaksud, Pemerintah Kabupaten Nunukan berwenang memanfaatkan  bahkan juga memperbaiki, memelihara serta menjaga keamanannya.
“Nah untuk itu nanti pada saatnya aset itu kan diserahkan kepada Pemprov Kaltara. Nanti Pemprov Kaltara bisa saja menyerahkan pengelolaannya atau aset sekaligus kepada Pemkab Nunukan. Itu mekanisme seusai aturan. Ini sudah berjalan,” ujarnya.
Aset tersebut, katanya, diadakan untuk digunakan bagi kepentingan publik. Sehingga masyarakat yang akan menuju ke Tawau, Malaysia, kawasan lainnya di Kabupaten Nunukan maupun tujuan kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Utara, bisa memanfaatkan fasilitas PLBL Liem Hie Djung.
Pada kesempatan itu ia menjelaskan, kerusakan ponton di PLBL bukan karena bermasalah.  “Jadi tolong difahami itu bukan masalah. Jadi bahwa di sana memang lama terbengkalai tidak dikelola, lalu menjadi rapuh. Itu memang  masih menjadi aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya,” Jadi jangan melihat itu secara apriori yah. Jadi bahwa malah itu sudah clear. Jangan dipermasalahkan secara tajam.”
Sumber: kaltim.tribunnews.com 7 Juli 2014
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s