Kapolres : Pelaksanaan Pilpres di Nunukan Sangat Kondusif


Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan memastikan, pelaksanaan Pilpres di Nunukan berlangsung kondusif.

Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan memastikan, pelaksanaan Pilpres di Nunukan berlangsung kondusif.

Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan memastikan, pelaksanaan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden di wilayah Kabupaten Nunukan hingga H+1 pencoblosan, masih berlangsung kondusif. Kepastian itu disampaikannya berdasarkan pemantauan dan informasi jajaran Kepolisian di seluruh wilayah Polres Nunukan.  “Sampai saat ini sangat kondusif, sangat baik sekali,” ujarnya, Kamis (10/7/2014).

Ia mengatakan, di wilayah yang berbatasan darat dan laut dengan Malaysia ini tidak ada sedikitpun gangguan. Hal ini tidak lepas dari sikap masyarakat yang semakin cerdas dan memahami, jika pesta demokrasi tidak perlu disertai dengan tindakan yang membawa dampak merugikan. Tindakan kondusif ini juga dapat terjadi karena masing-masing pihak tidak ada yang melakukan kecurangan.

Sejauh ini, masyarakat hanya membutuhkan kenyamanan dan hidup sejahtera, pasca pelaksanaan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden. Sehingga siapapun yang terpilih, yang terpenting mengutamakan kesejehteraan, kedamaian dan keamaman bersama.

Secara umum, kata dia, pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif April lalu lebih meriah dibandingkan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden. Hal tersebut kaitannya dengan warga kabupaten Nunukan yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif, sehingga keluarga maupun teman dekat juga ikut berpartisipasi. Berbeda dengan pelaksanaan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, yang figurnya berada di Jakarta sehingga masih ada masyarakat yang belum mengenal dengan baik.

“Tetapi dari kesimpulan itu, masyarakat menginginkan siapapun pemimpinnya, mereka aman, sejahtera, dapat melakukan aktivitas dengan baik. Itu saja,” kata Robert Silindur.

Polres Nunukan memaksimalkan pengamanan selama pelaksanaan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden di Kabupaten Nunukan. Perhatian terutama dititik beratkan pada distribusi logistik, mengingat kondisi geografis di Kabupaten Nunukan yang begitu sulit. Misalnya saja, untuk mendistribusikan logistik dimaksud, harus menggunakan perahu jongkong, perahu kayu maupun harus berjalan kaki melakukan pengawalan logistik di kawasan pedalaman. “Itu yang kita atensi kepada mereka, supaya siapkan fisik, siapkan mental kemudian bekerjasama yang baik supaya semuanya bisa selamat dan kembali dengan selamat juga di pelosok-pelosok itu,” katanya.

Dengan kerjasama yang baik bersama KPU Kabupaten Nunukan maupun Panwas, Polisi terlibat mengawal distribusi logistik sejak dari Tarakan hingga ke KPU Kabupaten Nunukan, lalu ke masing-masing kecamatan. “Kemudian lanjut kita kawal sampai ke PPS, lanjut sampai ke TPS. Setalah di TPS sudah selesai kita akan kemblai lagi mengawal dari TPS ke PPS, nanti selesai PPS kita kawal lagi ke PPK. Dari PPK selesai  kita kawal ke KPU Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan pencoblosan, pihaknya juga menyiagakan personel di tempat pemungutan suara (TPS). Pengamanan dilakukan dengan tiga pola yang disesuaikan pada jarak antara TPS, pencapaian ke TPS serta faktor-faktor lainnya. Kapolres mengatakan, ia memerintahkan jajarannya agar benar-benar mengawal surat suara sehingga tidak ada kelompok-kelompok yang punya kesempatan melakukan gangguan. (kaltim.tribunnews.com – 10072014)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s