Warga Buta Huruf di Nunukan Ada 23.453 Orang


Anak putus sekolah mengandalkan Sekolah Rakyat. Mereka belajar di halaman rumah warga dengan beralaskan karpet seadanya.

Anak putus sekolah mengandalkan Sekolah Rakyat. Mereka belajar di halaman rumah warga dengan beralaskan karpet seadanya.

Warga buta huruf di Kabupaten Nunukan hingga kini masih mencapai 23.453 orang yang tersebar di sejumlah kecamatan. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2010 lalu yang mencapai 26.624 orang.

Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Misadi menjelaskan, melalui pendidikan non formal lewat program pemberantasan  buta aksara, sejak 2010 Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan terus menurunkan angka buta aksara di daerah ini.

Pada 2010 pihaknya berhasil membuat melek aksara untuk 1.000 orang. Pada 2011 mencapai 570 orang, 2012 mencapai 638 orang, 2013 mencapai 490 orang dan 2014 mencapai 473 orang.

Meskipun didominasi orang-orang tua, namun program pemberantasan buta aksara ini menyasar warga berusia 15-59 tahun yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung.

“Mungkin banyak yang 40 sampai 59 tahun,  banyak buta aksara karena hambatan di masa lalu. Mungkin mereka mau sekolah  nggak bisa, biayanya, mungkin tadi lembaga sekolahnya jauh dari tempatnya berada atau keterbatasan lainya,” ujarnya.

Menurut Misadi, budaya timur khususnya Indonesia ini kental budaya patriarki. Laki-laki diprioritaskan mengenyam pendidikan. Jadi warga buta huruf kita itu kebanyakan dari kaum perempuan, ibu-ibu rumah tangga bahkan yang sudah beranak bercucu masih buta aksara.

Pada 2015, warga buta aksara yang masih mencapai 23.453 orang  ini menjadi target sasaran Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan. Jika Pemerintah Kabupaten Nunukan mengalokasikan anggaran yang cukup setiap tahunnya, dengan membuat warga melek aksara mencapai 2.000 orang setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun ke-12 Kabupaten Nunukan sudah bebas buta aksara.

Sumber: kaltim.tribunnews.com – 4 Desember 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s