DPRD Nunukan Keluarkan 6 Persetujuan untuk Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan


Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan dan Anggota DPRD Kalimantan Utara, Hermanus

Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan dan Anggota DPRD Kalimantan Utara, Hermanus

DPRD Kabupaten Nunukan, Kamis (26/2/2015) mengeluarkan enam persetujuan terkait dengan pembentukan daerah otonomi baru Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (KBDP), pemekaran dari Kabupaten Nunukan.

Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang I Tahun 2015 dengan agenda pengambilan enam keputusan DPRD terkait pembentukan KBDP, yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Haji Danni Iskandar itu dihadiri lengkap unsur pimpinan dan 16 anggota DPRD.

Persetujuan yang dikeluarkan itu meliputi pertama, persetujuan lokasi calon ibukota kabupaten yang berada di Kecamatan Sebuku.

Kedua, persetujuan pelepasan kecamatan menjadi cakupan wilayah kabupaten yang meliputi enam kecamatan masing-masing Kecamatan Sebuku, Kecamatan Tulin Onsoi, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Sembakung dan Kecamatan Sembakung Atulai.

Ketiga, persetujuan pemberian hibah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan untuk jangka waktu dua tahun berturut-turut. Empat, persetujuan pemberian dukungan dana dalam rangka penyelenggaran pemilihan kepala dearah untuk pertama kalinya.

Kelima, persetujuan penyerahan kekayaan daerah yang dimiliki atau dikuasai berupa barang bergerak dan tidak pergerak, personil, dokumen dan utang piutang. Sedangkan persetujuan keenam mengenai nama calon kabupaten.

Sebelumnya pada 2012 lalu, DPRD Kabupaten Nunukan juga telah mengeluarkan tujuh persetujuan terkait pembentukan KBDP.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Karel Sompotan mengatakan, dengan dikeluarkannya enam persetujuan pada hari ini, tugas DPRD Kabupaten Nunukan telah selesai.

“Selanjutnya tinggal ke Bupati. Rencana Senin atau Selasa depan persetujuan sudah kita sampaikan kepada Bupati,” ujarnya.
Ketua Presidium Pembentukan KBDP, Samadik mengatakan, setelah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kabupaten Nunukan, pihaknya akan melakukan pengawalan ke eksekutif. Diharapkan, Bupati Nunukan, Basri mempercepat persetujuan sehingga proses selanjutnya bisa bergulir ke provinsi.

“Bupati harus mengeluarkan tujuh SK juga,” ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, Bupati Nunukan sangat merespon positif pembentukan KBDP. “Kalau Pak Bupati, beliau menunggu DPRD. Dia responnya baik,” ujarnya.

Dia berharap, Maret depan Bupati telah mengeluarkan persetujuan. Untuk mengawal agar persetujuan Bupati bisa secepatnya dikeluarkan, Presidium Pembentukan KBDP akan terus berkomunikasi dengan Bupati Nunukan melalui Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Nunukan.

“Setelah itu selesai, kita naikkan ke provinsi melalui DPRD Kalimantan Utara sambil menunggu Gubernur definitif. Kita juga berkomunikasi terus dengan DPRD Kalimantan Utara,” ujarnya.

Anggota DPRD Kalimantan Utara, Hermanus mengatakan, pihaknya sangat merespon positif pembentukan daerah otonomi baru di Kalimantan Utara. Bahkan DPRD Kalimantan Utara mendorong secepatnya pembentukan daerah otonom baru seperti KBDP, Kota Sebatik, Kabupaten Krayan dan Kabupaten Apo Kayan termasuk Kota Tanjung Selor.

“Terkait pembentukan KBDP, kami tinggal menunggu dari Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Hanya saja, untuk mengusulkan pembentukan daerah otonomi baru tidak mungkin dilakukan pada tahun ini. Sebab pengusulannya ke pusat harus menunggu gubernur defintif, yang akan dilantik tahun depan.

“Jadi paling cepat tahun depanlah baru bisa diusulkan ke pusat. Karena yang mengusulkan harus gubernur definitif,” katanya.

Sumber: kaltim.tribunnews.com – Kamis 26 Februari 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s