Asmah Gani Siap Maju Balon Bupati, Tapi Ada Syaratnya


Wakil Bupati Nunukan, Hajjah Asmah Gani

Wakil Bupati Nunukan, Hajjah Asmah Gani

Wakil Bupati Nunukan, Hajjah Asmah Gani menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Bupati Nunukan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada), Desember mendatang.

Hanya saja, politisi Partai Golkar ini mensyaratkan, dia akan maju jika memang dikehendaki rakyat. ”Kalau desakan dari masyarakat kuat, apa boleh buat?” ujarnya, Minggu (12/4/2015).

Asmah sendiri belum memastikan, dengan kendaraan partai apa dia akan maju sebagai balon bupati Nunukan.

“Ini partainya saja belum. Kita tunggu saja,” ujarnya.

Meskipun kader Partai Golkar, Asmah Gani belum memastikan calon yang diusung partai beringin tersebut. Apalagi pada kondisi saat ini, masih adanya dua kubu kepemimpin Partai Golkar di tingkat nasional. Hingga kini, Partai Golkar Kabupaten Nunukan belum membuka penjaringan balon bupati dan balon wakil bupati.

Politisi Partai Golkar Kabupaten Nunukan, Siti Raudah Arsyad mengakui, memang selama ini ada masyarakat yang berinsiatif mendorong Asmah Gani untuk maju sebagai balon Bupati Nunukan. Karena desakan itu pula, bukan tidak mungkin Asmah mempertimbangkan aspirasi yang disampaikan masyarakat.

”Setiap hari itu lebih sepuluh orang menelepon beliau minta supaya maju. Tapi kita lihat nanti, kalau memang desakan itu kuat, apa boleh buat,” kata putri Asmah Gani ini.

Anggota DPRD Kabupaten Nunukan ini mengatakan, untuk mengusung Asmah Gani tentu harus mempertimbangkan pula hasil survei elektabilitas. Apalagi bukan hanya Asmah Gani, di internal Partai Golkar juga digadang-gadang nama Haji Ngatidjan Ahmadi, yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Nunukan.

”Kalau dari Partai Golkar selain ibu, ya ketua partai kita Pak Ngatidjan. Tapi kita akan lihat survei elektabilitas. Siapa yang paling tinggi? Itulah yang akan kami usung nantinya,” jelasnya.

Hingga saat ini partainya belum menentukan kader yang akan diusung pada pilkada mendatang, karena belum keluarnya rekomendasi dari DPP Partai Golkar.

Partai Golkar memiliki tiga kursi di DPRD Kabupaten Nunukan. Untuk bisa mengusung calon, partai politik maupun gabungan partai politik disyaratkan memiliki minimal lima kursi.

Dia mengatakan, untuk membuka pendaftaran calon pihaknya tidak bisa mengabaikan begitu saja konflik yang terjadi ditubuh Partai Golkar.

”Secepatnya kita akan buka pendaftaran. Kita lihat dulu di pusat, bisa atau tidak? Karena dua kubu yang berseteru di atas itu, katanya, dua-duanya belum bisa mengeluarkan rekomendasi apapun,” ujarnya.

Sumber: kaltim.tribunnews.com – 12 April 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s