Tahun 2015, 232 Desa di Kabupaten Nunukan Kebagian ADD


20150628-ADD NunukanKepala BPMPD Kabupaten Nunukan, Samuel ST Padan memastikan, 232 desa di Kabupaten Nunukan pada tahun ini mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD).
Nantinya, kata dia, setiap desa mendapatkan ADD dengan jumlah yang berbeda.
ADD terkecil Rp 250 juta dibagikan seperti untuk Desa Long Umung, Kecamatan Krayan.
Sementara ADD terbesar yang mencapai Rp 440 juta dialokasikan untuk Desa Binusan, Kecamatan Nunukan.
Dia mengatakan, kepastian 232 desa tersebut menerima ADD setelah Bupati Nunukan, Basri mengeluarkan Peraturan Bupati Nunukan tentang Dana Desa dan ADD.
Menyusul keluarnya Peraturan Bupati Nunukan dimaksud, dana untuk ADD telah tersedia di kas daerah.
Untuk pencairan dana dimaksud, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Nunukan menunggu Rencana Penggunaan Anggaran Desa (RPAD) dari masing-masing desa.
“Rencana Penggunaan Anggaran Desa ditetapkan dalam Peraturan Desa yang disetujui BPD. Sehingga mereka ajukan langsung untuk dicairkan dan bisa dilaksanakan pada periode sampai Agustus,” ujarnya.
Agar pembuatan Perdes RPAD tidak berlarut-larut, BPMPD Kabupaten Nunukan turun langsung ke desa-desa untuk ‘menjemput bola’. Pendampingan diberikan untuk penyusunan anggaran dimaksud.
BPMPD Kabupaten Nunukan, misalnya telah melakukan asistensi di Kecamatan Siemenggaris serta kecamatan di Pulau Sebatik dan Pulau Nunukan.
“Ini sudah kita mulai. Kita melakukan sosialisasi atau pendampingan ke tiap-tiap kecamatan. Desa–desa itu kita undang ke Kecamatan. Tim dari BPMPD, Bagian Keuangan, Bagian Hukum, Bappeda mendampingi penyusunan anggaran,” katanya.
Direncanakan, pekan depan asistensi menyusul dilakukan di desa-desa yang berada di sejumlah kecamatan di daratan Pulau Kalimantan. Diharapkan pekan depan, asistensi telah selesai untuk semua desa.
“Sekitar dua minggu lagi mereka proses. Misalnya seminggu menyusun RAPB Des dan membuat Perdesnya dua minggu,” ujarnya.
Perdes yang telah disusun selanjutnya disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Nunukan yang akan diverifikasi Bagian Keuangan Setkab Nunukan bersama BPMPD Kabupaten Nunukan.
Jika dinilai sudah lengkap dan tidak bermasalah, perdes diajukan kepada Bupati Nunukan untuk persetujuan pencairan anggaran.
“Saya pikir sekitar dua minggu, itu pertengahan Juli sudah bisa cair,” ucapnya.
Anggaran yang dicairkan akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing desa.
“Bagian Keuangan yang akan mentransfer langsung ke rekening desa. Bukan kami,” katanya.
Pencairan dana dimaksud dilakukan tiga tahap. Tahap pertama dalam waktu dekat sebesar 40 persen, tahap kedua pada Agustus mencapai 40 persen sementara sisanya 20 persen dicairkan pada tahap ketiga Oktober mendatang. “Jadi semuanya ada tiga tahapan pencairan,” ujarnya.
Sumber: kaltim.tribunnews.com – minggu 28 Juni 2015
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s