Bupati Optimis Penerima Raskin di Kabupaten Nunukan Bisa Berkurang


20150806-Pembagian-bantuan-raskinPemerintah Kabupaten Nunukan optimis program pemberian beras miskin (Raskin) akan mampu mengatasi masalah kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Nunukan dalam jangka panjang.  Demikian sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Tommy Harun saat membuka Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Monev Raskin Triwulan ke II Kalimantan Utara tahun 2015 yang bertempat di Kantor Bupati pada hari Rabu, 29 Juli 2015.

Program Raskin, menurut Tommy, bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Sasaran (RTS) melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan berupa beras. Sehingga, keberadaan program raskin diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan RTS, meningkatkan akses pangan secara fisik maupun ekonomi, dapat menjadi pengendali inflasi melalui penetapan harga oleh pemerintah, sekaligus untuk menjaga stok pangan nasional dan penstabil harga beras di pasaran.

Program Raskin sebagai bagian dari Program Penanggulangan kemiskinan kluster I yang fokus pada bantuan program perlindungan sosial dan berbasis keluarga dalam bentuk natura kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan hak atas pangan, diharapkan juga mampu menciptakan kestabilan harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Saat ini, jumlah penerima Program Raskin di Nunukan mencapai 9.802 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM). Ia  berharap jumlah tersebut akan semakin menurun dari tahun ke tahun seiring dengan keberhasilan pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di masyarakat.

Lebih jauh disampaikan bahwa secara vertikal, Program Raskin bukan menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat semata.  “Akan tetapi Pemerintah Daerah juga memiliki tanggung jawab secara proporsional untuk mendukung program tersebut,” kata Tommy.

Pemerintah Pusat sebagai leader bertugas memberikan subsidi melalui pembelian beras, sedangkan Pemerintah Daerah berperan menyampaikan beras tersebut kepada RTS-PM di daerahnya masing – masing.

Oleh karena itu pelaksanaan Program Raskin sangat tergantung pada peran Pemerintah Daerah, mulai dari sosialisasi, pengawasan mutu, pengangkutan dan biaya operasional dari TD (Titik Distribusi) ke TB (Titik Bagi).

Hal tersebut sesuai dengan Pedum raskin Tahun 2015 (Bab 5 Huruf B Angka 3 “Penetapan Pagu Raskin Kabupaten/Kota”: “Pemerintah Kabupaten/Kota dapat membuat kebijakan untuk menambah pagu Raskin bagi rumah tangga yang dianggap miskin dan tidak termasuk dalam data RTS-PM Program Raskin 2015 dari Basis Data Terpadu yang dikelola oleh TNP2K. Kebijakan ini didanai oleh APBD sesuai dengan kemampuannya.”

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kaltara, Divisi Regional Bulog Balikpapan, perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Utara tersebut juga dibahas secara khusus masalah pendistribusian raskin dan pendataan ulang penerima raskin sehingga nantinya akan di dapat hasil atau data yang lebih valid.

Dalam kesempatan itu, Tommy menyampaikan bahwa di kabupaten Nunukan terdapat beberapa kendala penyaluran raskin seperti yang terjadi di Kecamatan Krayan sebanyak 289 RTS-PM dan Krayan Selatan 144 RTS-PM belum mendapatkan Raskin karena tingginya biaya distribusi dan moda transportasi yang terbatas (hanya melalui transportasi udara).

Tommy pun menyampaikan pula kondisi terbaru terkait ketersedian sembako dan BBM di daerah Krayan, Krayan Selatan dan Tau Lumbis, yang mana seperti yang sudah di ketahui bersama bahwa terjadi kelangkaan sembako di daerah tersebut akibat di hentikannya pasokan sembako dari Negara Malaysia. Tommy berharap kepada pemerintah provinsi ikut bersama memikirkan solusi untuk masalah kelangkaan sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah-daerah tersebut. (nunukankab.go.id – 30 Juli 2015)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s