Rayakan HUT RI ke 70 Masyarakat Sebatik Barat Kibarkan Dua Bendera di gunung Deli.


20150817-merah-putih diperbatasan sebatikSEBATIK – Masyarakat Sebatik Barat berinisiatif mengibarkan bendera merah putih di atas gunung tertinggi di wilayah Sebatik,
Secara suka rela dan kompak, jauh jauh hari mereka mengumpulkan dana untuk merealisasikan keinginan tersebut, pada akhirnya niatan tersebutpun terlaksana, dua bendera merah putih dengan ukuran 6 x 10 meter dan 4 x 6 meter berkibar gagah di puncak gunung Deli dengan ketinggian sekitar 2.200 meter dari permukaan laut, Minggu (16/08) satu hari jelang perayaan HUT RI ke 70 tahun.
“Kami ingin menunjukkan bahwa eksistensi merah putih di perbatasan masih ada,”ujar Muhammad Arham kasubag umum di kantor camat Sebatik Barat yang merupakan koordinator aksi.
Pengibaran bendera di gunung Deli yang terletak di desa Liang Bunyu kecamatan Sebatik Barat ini dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pegawai kecamatan, marinir, polisi, pemadam dan Satpol PP, aksi ini merupakan yang kali pertama yang dilakukan oleh masyarakat sekitar, medan yang lumayan terjal dan penuh dengan tanjakan saat membawa bendera menuju puncak gunung, sama sekali tak mempengaruhi niat mereka untuk berpartisipasi dalam prosesi perayaan kemerdekaan.
Nasionalisme dan semangat juang pahlawan kemerdekaan seakan diwarisi oleh mereka, sesaat sebelum pengibaran dilakukan mereka melakukan arak arakan dengan membentangkan sang dwi warna dengan berjalan kaki berbarengan di jalan raya menuju rute gunung yang berjarak sekitar 2 kilo meter dari jalan utama, raungan sirine mobil pemadam kebakaran meraung raung seakan menggelorakan nasionalisme warga perbatasan yang seolah ingin berteriak bahwa di tengah segala keterbatasan yang mereka alami saat ini, merah putih tetaplah sebuah harga yang sangat lebih dari pantas untuk dipertahankan, jarak dan medan yang cukup menguras tenaga dianggap bukan kendala berarti jika mengingat jasa pejuang dalam mengibarkan merah putih di angkasa.
Arham menjelaskan, masyarakat Sebatik memang masih sangat bergantung dengan Malaysia terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok, produk Malaysia masih menjadi pilihan utama bahkan sampai saat ini Malaysia selalu menjadi tujuan mayoritas masyarakat untuk bekerja menyambung hidup mereka.
“Kami ingin masyarakat perbatasan faham pentingnya merah putih di perbatasan,”lanjutnya.
Nyanyian lagu Indonesia raya mengalun khidmat mengiringi naiknya bendera yang ditarik persis di puncak gunung, diantara pepohonan yang akan sangat jelas terlihat dari alur laut penyeberangan Sebatik Nunukan maupun dari perbatasan Bambangan.
Masih dengan suasana syukur dan khusyu lagu kemerdekaan menutup upacara yang diselenggarakan di gunung tertinggi di Sebatik ini, ada yang unik dari cara pemasangan dia bendera yang mereka lakukan, yaitu satu bendera berukuran 6 x 10 meter dipasang menghadap ke arah Selatan yang bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa perbatasan yang mereka tinggali adalah wilayah NKRI sehingga warga negara Indonesia haruslah mencintai negaranya apapun yang terjadi, kecintaan mereka haruslah tumbuh dan terus menjadi besar sebagaimana bendera yang terpasang di wilayah Indonesia lebih besar dari bendera yang menghadap perbatasan Malaysia yang hanya berukuran 4 x 6 meter.
“Kami sengaja pasang lebih besar yang di Indonesia karena kecintaan kita harus besar juga terhadap negara, kalau yang menghadap Malaysia itu agar mereka tahu masyarakat perbatasan tetap akan selalu Indonesia,”imbuhnya.
Prosesi upacara di puncak ini selain ingin merayakan HUT kemerdekaan RI ke 70, masyarakat Sebatik menginginkan agar pemerintah melirik salah satu potensi gunung ini, masyarakat berharap pemerintah menjadikan salah satu ikon di Sebatik ini menjadi tempat wisata lingkungan yang tentunya berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,
”Semoga pemerintah mendengar, buatlah tempat rekreasi, wisata lingkungan lah, pengunjung dari sini bisa menikmati alam Sebatik secara menyeluruh,”kata dia.
Arham juga berkeinginan untuk membangun sebuah monumen yang permanen di puncak gunung Deli, nantinya monumen tersebut dibuat dengan arsitektur yang melambangkan perbatasan dan dibuat dengan ukuran besar, nantinya bendera merah putih akan berkibar gagah di monumen tersebut. – See more at: http://kabarnunukan.co/read/2015/08/16/1545/rayakan-hut-ri-ke-70-masyarakat-sebatik-barat-kibarkan-dua-bendera-di-gunung-deli#sthash.wWxrH0Ye.dpuf
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s