Deklarasi Kampanye Damai, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015.


Pasangan Calon Pawai Keliling Gunakan Mobil

Persiapan pelaksanaan acara di Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan, Kamis (27/8/2015) pagi.

Persiapan pelaksanaan acara di Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan, Kamis (27/8/2015) pagi.

KPU Kabupaten Nunukan, Kamis (27/8/2015) pagi menggelar Deklarasi Kampanye Damai, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015.

Selain itu, acara yang berlangsung di Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan itu sebagai Komitmen Berintegritas Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Nuukan 2016-2021.

Ketua KPU Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar mengatakan usai acara di alun-alun, empat pasangan calon akan pawai keliling.

“Hanya menggunakan kendaraan roda empat. Tidak ada roda dua,” ujarnya, pagi ini.

Pawai keliling ini mengambil rute dimulai dari Tugu Dwi Kora, menyusuri Jalan Pelabuhan, Jalan Angkasa, Jalan Antasari, Jalan Bhayangkara, Inhutani dan kembali ke Tugu Dwi Kora.

“Ini untuk mengenalkan kepada masyarakat, ini loh calonnya,” ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan telah menetapkan empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan pada Pilkada Kabupaten Nunukan 2015.

Keempat pasangan itu masing-masing pasangan nomor urut 1 Hajjah Asmin Laura Hafid SE MM-Ir H Faridil Murad SE MT yang diusung gabungan partai politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hanura (8 kursi DPRD Nunukan), pasangan nomor urut 2, Drs H Basri MSi (Bupati petahana)- Yefta Berto STh diusung Partai Demokrat (6 kursi DPRD Nunukan).

Selanjutnya calon urut nomor 3 Mashur Bin Mohd Alias- Selutan Tadem melalui jalur perseorangan dengan perolehan 21.358 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan.

Serta pasangan calon nomor urut 4 Hajjah Asmah Gani (Wakil Bupati)- Haji Andi Kasim yang diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (4 kursi DPRD Nunukan).

Sambil Kepanasan Empat Paslon Deklarasikan Damai

Empat pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Nunukan, Kamis (27/8/2015) di Tugu Dwi Kora membacakan naskah deklarasi damai yang dipandu Ketua KPU Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar.

Empat pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Nunukan, Kamis (27/8/2015) di Tugu Dwi Kora membacakan naskah deklarasi damai yang dipandu Ketua KPU Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar.

Empat pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Nunukan, Kamis (27/8/2015) menghadiri Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015.

Dibawah terik matahari, di depan Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan itu, semua calon membacakan naskah deklarasi yang dipandu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar.

Usai membacakan naskah deklarasi, para calon menandatangani berita acara.

Acara itupun diisi dengan penandatangan baliho besar bertuliskan naskah Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015 serta Komitmen Berintegritas Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Nuukan 2016-2021.

KPU Kabupaten Nunukan telah menetapkan empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan pada Pilkada Kabupaten Nunukan 2015.

Keempat pasangan itu masing-masing pasangan nomor urut 1 Hajjah Asmin Laura Hafid SE MM-Ir H Faridil Murad SE MT yang diusung gabungan partai politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hanura (8 kursi DPRD Nunukan). Pasangan nomor urut 2, Drs H Basri MSi (Bupati petahana)- Yefta Berto STh diusung Partai Demokrat (6 kursi DPRD Nunukan).

Selanjutnya calon urut nomor 3 Mashur Bin Mohd Alias- Selutan Tadem melalui jalur perseorangan dengan perolehan 21.358 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan.

Serta pasangan calon nomor urut 4 Hajjah Asmah Gani (Wakil Bupati)- Haji Andi Kasim yang diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (5 kursi DPRD Nunukan).

Acara itu diakhiri dengan pembacaan doa dari enam pemuka agama di Kabupaten Nunukan.

Berikut naskah Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015:

1. Mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2015 secara jujur dan demokratis dalam suasana tertib, lancar, aman dan damai.
2. Siap memenuhi semua ketentuan peraturan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta senantiasa mengedepankan azas musyarawarah/mufakat dalam penyelesaian konflik dan sengketa.
3. Tidak akan melakukan segala bentuk tindakan berupa ancaman, intimidasi, provokasi maupun tindakan kekerasan dan penyimpangan lainnya yang bersifat anarkis selama penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015.
4. Tidak akan menyebarkan dan mengeksploitasi isu-isu yang bersifat SARA dalam pelaksanaan kampanye.
5. Siap terpilih dan tidak terpilih sesuai dengan hasil penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 yang dinyatakan sah menurut peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
6. Memegang teguh moral dan etika politik yang bersumber dari nilai-nilai Pancasila, budaya bangsa dan agama serta mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan.
7. Saling menghargai hak dan kewajiban antar sesama pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati sebagai wujud atas penghargaan terhadap hak asasi manusia.

Ketua KPU Ajak Calon tak Kampanye Hitam dan Fitnah

Ketua KPU Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar berharap, empat pasangan calon yang bertarung pada pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nunukan tahun 2015 tidak melakukan kampanye hitam dan fitnah saat berkampanye.

Dia juga berharap, semua pasangan dapat menghargai hasil Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Nunukan.

“Dengan menyatakan mendukung siapapun yang mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat Kabupaten Nunukan,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015, Kamis (27/8/2015) di depan Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan.

Dewi ingin, pelaksanaan Pilkada Kabupaten Nunukan tahun 2015 berakhir bagai di negara-negara demokratis seperti Amerika Serikat dan Australia.

Di sana, kata dia, nilai-nilai demokratis benar-benar diterapkan. Sehingga usai pemilihan umum, akan tercipta kedamaian.

“Walaupun mereka bukan negara dengan penduduk mayoritas muslim,” katanya.

Empat pasangan calon akan bertarung pada Pilkada Kabupaten Nunukan. Pasangan itu masing-masing pasangan nomor urut 1 Hajjah Asmin Laura Hafid SE MM-Ir H Faridil Murad SE MT yang diusung gabungan partai politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hanura (8 kursi DPRD Nunukan). Pasangan nomor urut 2, Drs H Basri MSi (Bupati petahana)- Yefta Berto STh diusung Partai Demokrat (6 kursi DPRD Nunukan).

Selanjutnya calon urut nomor 3 Mashur Bin Mohd Alias- Selutan Tadem melalui jalur perseorangan dengan perolehan 21.358 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan. Serta pasangan calon nomor urut 4 Hajjah Asmah Gani (Wakil Bupati)- Haji Andi Kasim yang diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (5 kursi DPRD Nunukan).

Semangat Berkobar, Kapolres Salah Sebut Nama Daerah

Suasana tegang ditengah acara yang terasa sangat formal berhasil dicairkan Kapolres Nunukan AKBP Christian Tory.

Pada Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015, Kamis (27/8/2015) di depan Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan dia mengajak para calon untuk meneriakkan yel-yel kebersamaan.

Namun, saking bersemangatnya, Kapolres Nunukan justru salah menyebutkan nama daerah ini.

“Suasananya saya melihat agak tegang. Saya mencoba membakar semangat kita. Mencoba membakar semangat kita dengan meneriakkan yel-yel. Hidup Natuna!” kata Kapolres.

Dia lalu buru-buru meralat,” Saya lama tugas di Natuna, kebetulan mirip dengan di sini,” katanya.

Diapun lalu memimpin yel-yel dengan menyebutkan Hidup Nunukan, Hidup Nunukan, Hidup Nunukan yang dijawab para calon

Acara itu dihadiri empat pasangan calon Hajjah Asmin Laura Hafid SE MM-Ir H Faridil Murad SE MT, Drs H Basri MSi (Bupati petahana)- Yefta Berto STh, Mashur Bin Mohd Alias- Selutan Tadem dan Hajjah Asmah Gani (Wakil Bupati)- Haji Andi Kasim.

Kapolres berharap, kebersamaan yang dibangun para calon pada hari ini, benar-benar bisa berlanjut hingga berakhirnya Pilkada Kabupaten Nunukan.

“Saling bersalaman, ketemu, cium pipi kiri dan pipi kanan, jangan sampai hatinya tidak ikhlas. Jauhkan itu. Hati kita jangan bermain dengan panggung sandiwara. Ikhlas dan rela. Semoga ini terjaga sampai Desember,” katanya.

Ditemui usai acara itu Kapolres mengatakan, para calon harus memegang komitmen karena mereka telah mendeklarasikan untuk melaksanakan kampanye damai sampai dengan Pilakda damai.

“Otomatis itu harus dibuktikan dan diwujudkan. Bukan hanya dalam deklarasi saja. Itu yang saya harapkan,” ujarnya.
Dengan begitu, kata dia, pada proses pelaksanaan Pilkada ini tidak terjadi gesekan maupun tindakan yang bisa mengacaukan atau menimbulkan situasi tidak kondusif.

“Dan satu hal, dengan pelaksanaan deklarasi damai ini, otomatis harus ada punya semangat dan punya komitmen bahwa harus siap menang dan harus juga siap kalah. Jangan sampai malahan siap menang tetapi tidak siap kalah. Nah itu yang harus ditanamkan pada pasangan calon di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Dia menilai, deklarasi damai ini menjadi momentum yang sangat penting dan sangat kuat. Karena dari deklarasi inilah diharapkan kedamaian dapat terus terjaga di daerah ini. Nantinya, siapapun yang didaulat rakyat untuk memimpin Kabupaten Nunukan, pasangan lainnya harus punya komitmen untuk tetap menjaga kedamaian.

Dia juga berpendapat, acara deklarasi yang digelar di depan Tugu Dwi Kora, sudah sangat tepat. Sebab monumen tersebut merupakan identitas bagi warga Kabupaten Nunukan yang terkenal dengan semboyan Penekindi Debaya.

“Kita bisa melihat foto-foto yang ada di sini. Sebagai bukti bagaimana pahlawan kita mempertahankan harkat dan martabat bangsa ini,” katanya.

Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tumpang Mobil Bak Terbuka

Pawai kendaraan roda empat mengawali kampanye calon Bupati-Wakil Bupati Nunukan, Kamis (27/8/2015).

Pawai kendaraan roda empat mengawali kampanye calon Bupati-Wakil Bupati Nunukan, Kamis (27/8/2015).

Puluhan kendaraan roda empat memeriahkan pawai keliling yang mengawali kampanye Calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Nunukan, Kamis (27/8/2015).

Usai Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan tahun 2015, di depan Tugu Dwi Kora, pawai keliling digelar untuk memperkenalkan pasangan calon kepada masyarakat.

Pawai diikuti empat pasangan calon masing-masing Hajjah Asmin Laura Hafid SE MM-Ir H Faridil Murad SE MT, Drs H Basri MSi (Bupati petahana)-Yefta Berto STh, Mashur Bin Mohd Alias- Selutan Tadem dan Hajjah Asmah Gani (Wakil Bupati)- Haji Andi Kasim.

Para calon berdiri di mobil bak terbuka yang dilengkapi dengan atribut kampanye seperti baliho dan bendera partai pengusung.

Pasangan Asmin Laura-Faridil mengambil posisi paling depan sesuai dengan nomor urut peserta Pilkada Kabupaten Nunukan. Disusul pasangan Basri-Yefta, Mashur-Selutan dan terakhir Asmah-Andi Kasim.

Dari alun-alun, pawai keliling ini menyusuri Jalan Pelabuhan, Jalan Angkasa, Jalan Antasari, Jalan Bhayangkara, Inhutani dan kembali ke Tugu Dwi Kora.

Sepanjang jalan, pendukung para calon tersebut meneriakkan yel-yel mengajak masyarakat memilih pasangan masing-masing. Sementara para calon melambai-lambaikan tangan sambil mengacungkan jari sesuai dengan nomor urut.

Ketua KPU Kabupaten Nunukan, Hajjah Dewi Sari Bahtiar mengatakan, pada pelaksanaan pawai dimaksud, para peserta harus memenuhi sejumlah ketentuan seperti pembatasan jumlah kendaraan.

“Tidak ada kendaraan roda dua, semua yang ikut kendaraan roda empat,” katanya.

Sumber: kaltim.tribunnews.com – Kamis 27 Agustus 2015

mashur-12—ar—

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s