Pemda Bakal Sulap Taman Alun-alun jadi Ikon Nunukan


20151218-_ALUN_ALUN_KOTA_NUNUKAN_(1)

Alun-alun Kota Nunukan bakal direvitaliasasi oleh Pemkab Nunukan guna menyedot PAD Nunukan dan menjadikan ikon bagi masyarakat lokal dan dari luar daerah.

Taman Alun-alun yang berada di jantung ibukota Kabupaten Nunukan kini mulai dikenal. Selain dijadikan sarana berkumpul bagi masyarakat, lokasi tersebut juga menjadi lokasi untuk menikmati tanaman tumbuh indah.

Karena memiliki daya tarik tersendiri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran

(DKPPK) Nunukan ini menciptakan regulasi menarik dalam taman tersebut. Tujuannya, agar Taman Alun-alun tersebut menjadi ikon daerah.

20151218-alum-alun nunukan

Pemandangan taman alun-alun di pusat kota Nunukan.

Menurut Kepala DKPPK Nunukan, dr. H. Andi Achmad, wacana untuk melakukan revitalisasi atau pengembangan Alun-alun Nunukan telah masuk pada tahap uji landscap yang bekerjasama dengan pihak swasta asal Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Rencana itu sudah ada dan saat ini kami sedang menunggu hasil analisis landscap-nya. Alun-alun ini mau dijadikan seperti apa,” kata dr. Achmad.

Dia mengungkapkan revitalisasi Alun-alun Nunukan juga merupakan instruksi langsung Bupati Nunukan Drs. H. Basri yang menginginkan adanya sebuah lokasi di pusat kota menjadi pusat aktivitas masyarakat. Proyeksi tersebut, lanjutnya, akan terealisasi pada anggaran 2016 mendatang.

“Kalau tahun ini mungkin agak berat kami mau lakukan revitalisasi karena sudah pendek betul waktunya, mungkin 2016 baru dilaksanakan dengan catatan seluruh stakeholder dapat membaur dalam proyeksi ini,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa adanya kerjasama antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Nunukan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Nunukan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Nunukan dan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Nunukan, keinginan tersebut sulit terealisasikan.

“Bahkan, kami juga membuka kesempatan bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Nunukan untuk dapat mengalokasikan anggaran CSR-nya untuk pengembangan Alun-alun ini,” pungkas mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan ini.

Sumber: jpnn.com – 24 November 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s