Tenaga Ahli ataupun Pendamping Desa Belum Bisa Diharapkan.


20151228-samuel ST padan

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kab.Nunukan Samuel ST Padan.

Tenaga Ahli juga tenaga lokal pendamping desa yang dipercaya sebagai pengawal terealisasinya serapan dana desa di Kabupaten Nunukan masih jauh dari harapan.

Rekruitmen akhir tahun dan bimbingan tekhnis ala kadarnya yang mereka dapat membuat mereka belum siap diterjunkan ke lapangan untuk melakukan tugasnya.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Samuel ST Padan mengeluhkan SDM dan kualitas tenaga pendamping desa dimaksud, dengan mepetnya waktu perekrutan ataupun pelatihan kilat, mereka belum bisa menjalankan kewajibannya sesuai harapan,
”Contoh, kemarin kita tes mereka bantu desa yang mau ngurus ADD, ndak bisa mereka,”ungkap Samuel, Senin (28/12/2015).
Kebingungan mereka dalam membantu pencairan dana desa bukan terjadi hanya kepada tenaga lokal desa saja, bahkan tenaga ahli sekalipun ternyata belum bisa mengawal desa dalam melakukan pencairan dana dimaksud.
Di Kabupaten Nunukan, ada sekitar 6 tenaga ahli dan 58 tenaga lokal desa yang dipersiapkan untuk mengawal serapan dana bagi 232 desa di 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan, sebuah jumlah yang masih sangat tidak relevan apalagi Nunukan dituntut bisa menyamai Kabupaten Malinau atau Bulungan yang hanya memiliki 74 desa ataupun Kabupaten Tana Tidung yang hanya memiliki 32 desa saja.
Samuel juga mengakui bahwa kondisi demikian membuat BPMPD kembali memegang peranan dalam urusan kontrol ataupun melaksanakan tugas yang seharusnya menjadi kewenangan tenaga ahli atau tenaga lokal pendamping desa, BPMPD akan melakukan pelaporan ke Pusat sebagai user dan kepanjangan tangan dari provinsi, dan sementara waktu, sebelum para tenaga ahli atau tenaga lokal pendamping desa disebar ke masing masing desa BPMPD bertanggung jawab penuh terhadap serapan dana DD juga ADD,
”Mereka harusnya kan dikumpulkan dulu, ditingkatkan bimteknya, kalau disebar ndak bisa apalagi akhir tahun, jadi serba salah kita,”tutupnya.
Sumber: kabarnunukan.co – 27 Desember 2015
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s