Kejahatan Pelaku Kelainan Seks di Nunukan Meningkat


20160104-kelainan sex

Ilustrasi

Kasus kejahatan berupa pencabulan dengan pelaku para kelainan seks di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami peningkatan drastis selama tahun 2015 yakni mencapai 31 kasus pedofilia.

“Pada 2014 jumlah kasus pencabulan yang ditangani Polres Nunukan 24 kasus dan meningkat tahun 2015 menjadi 31 kasus atau naik 29,16 persen,” ungkap Kapolres Nunukan, AKBP Pasma Royce di Nunukan, Kamis (31/12/2015).

Kasus pencabulan yang terjadi di wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut lebih banyak pelakunya dari pihak terdekat dari korban seperti orangtua, paman maupun saudara sepupu akibat mengalami predofilia tersebut.

Hal ini juga disebabkan, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap efek yang ditimbulkan dengan tindak kriminal tersebut sehingga semata-mata mengikuti hawa nafsunya yang menyebabkan orang-orang dekatnya menjadi korban.

“Kasus pencabulan yang terjadi di Kabupaten Nunukan sesuai penanganan Polres Nunukan jumlahya mengalami peningkatan selama 2015 (31 kasus) dibandingkan 2014 (24 kasus) karena sifat pedofilia yang melibatkan orang-orang dekat korban,” kata Pasma Royce.

Mengantisipasi maraknya kasus kriminal semacam itu, Polres Nunukan mulai melakukan langkah-langkah dengan melakukan sosialisasi bagi kalangan anak-anak sekolah dengan memutarkan film-film dimana di dalamnya menjelaskan bagian-bagian tubuh yang dilarang dipegang orang lain termasuk orangtuanya.

Upaya ini akan dilakukan secara kontinyu agar 2016, tindak kriminal pencabulan mengalami penurunan di wilayah itu karena masus ini hanya orang-orang tertentu saja yang mengalami kelainan seks, ujar Kapolres Nunukan ini.

“Sosialisasi soal pentingnya mengetahui bagian-bagian tubuh yang dilarang dipegang terhadap anak-anak (sekolah) akan terus dilakukan selama 2016 guna pencegahan meningkatnya kasus pencabulan atau pemerkosaan di Kabupaten Nunukan,” kata Pasma Royce lagi.

Sumber: nasional.rimanews.com – 31 Desember 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s