Krisis Listrik tak Teratasi, DPRD Minta Pemutusan Kontrak


20160107-perbaikan-jaringan-listrik

DPRD Kabupaten Nunukan meminta pemutusan kontrak kerja terhadap PT Bugak, sebagai penanggungjawab operasional pada Pembangkit Listrik Tenaga Meisn Gas (PLTMG) Sebaung.

Desakan ini menyusul kinerja PT Bugak yang tidak mampu mengatasi kerusakan pada mesin PLTMG Sebaung, sehingga berdampak pada krisis listrik beberapa bulan belakangan ini di Pulau Nunukan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Niko Hartono mengatakan, selama ini semua pihak hanya menyalahkan PT PLN Persero akibat krisis listrik yang tidak jelas penyelesaiannya.

Padahal, PT Bugak yang harusnya bertanggungjawab terhadap suplai listrik dari PLTMG Sebaung. “Cabut saja kontrak kerja samanya. Daripada kondisinya terus-terusan seperti ini,” ujarnya, Rabu (6/1/2016).

Manager Rayon PT PLN Persero Nunukan Nur Hidayat menjelaskan, sejak 2013 ada tiga unit mesin PLTMG Sebaung yang mengalami kerusakan.

Krisis listrik diperparah, karena satu unit mesin yang digunakan untuk melayani warga di Nunukan justru dipindahkan ke Kabupaten Tana Tidung. (*)

Sumber: kaltim.tribunnews.com – Rabu 6 januari 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s