MEA Hanya Menguntungkan Importir


MEA-1

Masyarakat Ekonomi Asean

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan, Max Karel Franky Rory menilai, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tidak memberikan dampak menguntungkan bagi masyarakat khususnya pedagang kecil di perbatasan Republik Indonesia-Malaysia.

Pasalnya, pembebasan cukai hingga 0 persen hanya berlaku untuk importir dengan dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) di dalam wilayah Asean.

“Kalau pelintas batas tidak tercover MEA,” ujarnya, Selasa (26/1/2016)

Dia mengatakan, MEA sama sekali tidak berpengaruh terhadap warga di perbatasan yang hanya mengandalkan lintas batas saat membeli barang-barang dari luar negeri.

“Justru kedepan ini yang diuntungkan pedagang besar selaku importir,” katanya.

Selama ini, masyarakat di Kabupaten Nunukan masih mengandalkan pasokan makanan dan minuman dari Tawau, Sabah, Malaysia. Barang tersebut masuk ke Nunukan hanya melalui lintas batas tanpa melalui mekanisme impor barang.

“Karena di sini tidak ada pelabuhan tertentu untuk impor,” ujarnya. (kaltim.tribunnews.com – 26012016)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s