Sudah 40 Kali Berunding Soal Batas Negara, Tak Kunjung Ada Titik Temu


20160326-patok-7-perbatasan

Patok 7 perbatasan Republik Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik yang daratan disekitarnya akan dihibahkan untuk bumi perkemahan Pramuka

TANJUNG SELOR – Pelaksana Harian Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Rahman Ibrahim, mengakui bahwa masalah perbatasan negara memang pelik.

Hingga saat ini, ada 5 titik perbatasan darat di Provinsi Kaltara yang masih dalam sengketa atau Outstanding Boundary Problems (OBP).

Di antaranya Sungai Simantipal. Sungai Sinapad, dan Pulau Sebatik.

Dia memaparkan, terjadinya sengketa ini karena adanya beda tafsir soal traktat Belanda dan Inggris pada masa lalu.

“Hingga saat ini, sudah 40 kali berunding belum sepakat,” kata Rahman, Selasa (22/3/2016).

Masalah perairan Pulau Kali Mati di sebelah barat Pulau Se-batik, dia mengakui sudah pernah mendengar. Namun hingga saat ini, sengketa itu memang belum pernah dibahas.

“Yang pernah dibahas masih yang 5 segmen tadi.,” katanya.

Perihal belum dibahasnya sengketa Pulau Kayu Mati baik di batas darat atau laut kata dia, sudah pernah ditanyakannya langsung ke Ketua Perunding Batas Maritim.

Namun sayangnya, jawaban yang diberikan masih kurang memuaskan.

“Di darat tidak dibahas, di laut juga tidak dibahas,” katanya.

Terkait pembangunan Pos Pelabuhan, sudah sering disampaikan perwakilan Kabupaten Nunukan ke pemerintah pusat.

Namun hingga saat ini, tetap belum mendapat respon dari Kementerian Dalam Negeri ataupun Kementerian Luar Negeri.

Harus diakui, kata dia, masalah batas sangat pelik karena sekali salah mengambil keputusan, maka beberapa wilayah bisa berpindah ke Malaysia.

“Ini memang pelik. Sekali salah menentukan, akan masuk ke Malaysia,” katanya. (*)

Sumber: kaltim.tribunnews.com – Rabu 23 Maret 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s