15 Da’i Dikirim ke Pedalaman, Pandu Kegiatan Ramadhan


20160529-islamic-center

Islamic Center Hidayahturrahman, Kecamatan Nunukan Selatan

Sebanyak 15 da’i akan dikirim ke pedalaman Kabupaten Nunukan untuk memandu beragam kegiatan Ramadhan.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nunukan,Haji Zahri Fadli mengatakan, para da’i akan disebar ke sejumlah masjid di pedalaman Kabupaten Nunukan.

Dari 15 da’i yang akan dikirimkan ke pedalaman ini, 5 orang sengaja didatangkan dari Yogyakarta. Sementara sisanya da’i asal Nunukan yang telah mengikuti pelatihan da’i, da’iah, dan imam di Islamic Center Hidayahturrahman, Kecamatan Nunukan Selatan.

“Khusus yang da’i asal Nunukan, saat mengikuti pelatihan mereka sudah membuat surat pernyataan untuk bersedia dikirim ke pelosok,” ujarnya.

Sebelum menegirimkan para da’i, Baznas Kabupaten Nunukan sudah melakukan survei.

Dari survei yang dilakukan, diketahui banyak masjid yang membutuhkan bantuan, terutama untuk imam dan guru mengaji.

Baznas yang memiliki tanggungjawab dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan da’i kemudian memutuskan untuk memenuhi hajat masyarakat yang ada di pedalaman.

“Target kami 5 orang dari Yogyakarta dan 10 da’i asal Nunukan akan dikirimkan ke Kecamatan Sembakung, Kecamatan Sembakung Atulai, Kecamatan Sebuku, dan Kecamatan Tulin Onsoi,” ujarnya.

Selama berada di pedalaman Kabupaten Nunukan, setiap da’i akan mengabdi sebulan penuh selama Ramadhan.

“Mereka akan masuk menjelang Ramadhan nanti. Karena masyarakat sudah siap menerima para da’i yang akan mengisi masjid. Baznas sudah bekerja sama dengan masyarakat yang menerima,” katanya.

Para da’i itu difasilitasi masyarakat untuk tinggal, buka puasa, maupun sahur.

“Sedangkan untuk tunjangan mereka Baznas yang menanggung,” ujarnya.

Dia menegaskan, selama berada di pedalaman para da’i bertugas untuk mengimami shalat lima waktu, shalat tarawih, serta memberikan pencerahan agama berupa pengajian.

Selain itu para da’i akan memanfaatkan waktu untuk membina masyarakat terutama mengajari anak-anak mengaji.

“Walaupun cuma sebulan, minimal sudah ada dasar yang diajarkan kepada anak-anak,” ujarnya.

Diwaktu mendatang, kata dia, para da’i bukan hanya dikirim untuk mengisi Ramadhan. Namun akan dikirim secara berkesinambungan ke daerah-daerah yang membutuhkan kehadiran mereka.

“Itu Baznas akan usahakan untuk tetap bisa dikirim dengan harapan mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

Sumber: kaltim.tribunnews.com – Minggu 29 Mei 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s