Laura Segera Tetapkan Jumat Berdzikir Sebagai Agenda Wajib


20160601-lauraBupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengeluarkan gagasan religius mengawali era pemerintahannya, kewajiban berdzikir saban hari Jumat segera diteken menjadi sebuah agenda yang harus diterapkan di seluruh SKPD sebelum mengawali pekerjaan,
“Ini memang gagasan saya, nanti FKPD kita surati dan masyarakat akan ikut berdzikir setiap Jumat,”ujarnya, Jumat (03/6/2016).

Jumat berdzikir ini nantinya dilakukan di masing masing kantor baik SKPD maupun FKPD dengan harapan, dzikir dari semua instansi ataupun masyarakat menjadi sebuah restu dan keberkahan dalam langkah Bupati yang merupakan seorang imam bagi masyarakatnya.

Laura berharap dengan banyaknya doa dan dzikir berjamaah, masyarakat dan pemerintahan bergandengan tangan untuk bersama sama membangun Nunukan menjadi lebih baik lagi.

“Kan gak lama waktunya, hanya satu jam saja dan itu merupakan do’a untuk mengawali aktivitas kita,”tutupnya.
Dengan kebersamaan pemerintah dan masyarakat diiringi lantunan do’a, Laura berharap langkahnya dalam memimpin mendapat ridlo Tuhan, dan keinginan membangun Nunukan bisa terus didukung dan diijabahi dengan kebaikan jika masyarakatnya semakin sejahtera.

Pada kesempatan itu Laura Hafid blak blakan membeberkan strategi 100 hari pertama pemerintahannya.
Gagasan ekonomi kerakyatan yang merupakan gerakan ekonomi berfokus pada pembangunan ekonomi dari dan oleh Rakyat masih menjadi target yang mulai dikerjakan.

Untuk urusan larangan barter trade oleh otoritas Negeri Sabah negara bagian Malaysia, Laura angkat bicara,
“Kita akan evaluasi hasil pertemuan tim Task Force dan dalam waktu dekat kita duduk bersama antara Pemda dan pihak Tawau,”ujarnya, Jumat (03/6/2016).
Laura mengajak masyarakat optimis dalam menghadapi penurunan taraf ekonomi seperti yang sedang terjadi, Pemerintahannya akan mencoba mengurai permasalahan perlahan untuk Mengentaskan ekonomi yang bisa dikatakan terpuruk.

Caranya seperti yang dikatakannya adalah mendatangkan kembali kapal dari Surabaya ke Nunukan seperti dulu sehingga barang barang kebutuhan Made in Indonesia bisa terus masuk dan diharapkan bisa menggeser barang Made in Malaysia, dan ketergantungan masyarakat akan produk Malaysia perlahan bisa diatasi.
“Kalau saya fokusnya seperti itu, tapi kita musti fahami juga paradigma masyarakat di perbatasan,”katanya.

Masuknya kembali kapal kapal dari Jawa dengan membawa berbagai kebutuhan di samping penumpang, perputaran ekonomi akan kembali menggeliat, perdagangan semakin hidup dan tentunya banyak pengangguran akan terserap.

Langkah jangka panjang untuk Mengenaskan perekonomian masyarakat Nunukan, Laura juga mewacanakan ada pengajuan pembangunan tol laut kepada pemerintah pusat yang tentunya akan semakin menghidupkan geliat ekonomi.
“Tapi itu jangka panjang, kita pasti akan pertimbangkan semua langkah untuk kemajuan Nunukan,”katanya lagi.

Laura menegaskan belum akan melakukan perombakan dalam tata pemerintahan sampai 6 bulan pemerintahan berjalan sebagaimana undang undang yang berlaku, sementara untuk mempersiapkan rotasi pegawai, penambahan dan pengurangan Laura terus melakukan evaluasi tentunya mengacu pada kemampuan keuangan daerah yang sedang defisit saat ini,
“Kita inventarisir semua, dan pasti akan ada yang kecewa, tapi kalau kondisi begini kita harus lakukan itu, termasuk evaluasi honor, kalau memang harus dikurangi ya kita kurangi,”tutupnya.

Sumber: kabarnunukan.co – 2 Juni 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s