Demi DOB Krayan, Masyarakat Sukarela Sumbangkan Uangnya


Krayan

INFRASTRUKTUR : Pemekaran lima kecamatan di Krayan mampu merubah wajah Krayan yang saat ini yang masih sangat tertinggal baik dari segi pembangunan dan infrastruktur jalan.

Keseriusan masyarakat Krayan agar segera menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) ditunjukkan dengan cara menyumbangkan uang secara swadaya untuk membiayai penelitian DOB tersebut. Itu disampaikan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem, SE kepada pewarta harian ini. Rencananya, untuk melakukan penelitian itu, Krayan menggandeng universitas ternama di Indonesia, yakni Universitas Indonesia (UI) guna melihat kelayakan Krayan menjadi DOB.

Lanjut Aprem, anggaran yang dibutuhkan agar penelitian tersebut dapat dilakukan hingga rampung sebesar Rp 200 juta. Jika dilihat jumlahnya begitu besar, namun hal itu telah menjadi keinginan masyarakat agar DOB Krayan dapat terbentuk. Sebab, saat ini Krayan masih kesulitan mengakses wilayah ibukota kabupaten, karena tidak adanya akses darat. Hanya dapat diakses melalui udara yang membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang besar. “Dengan sukarela masyarakat Krayan menyumbangkan uangnya agar persyaratan untuk memuluskan DOB Krayan segera tercapai,” beber  Aprem kepada Radar Nunukan, Senin (27/6).

Ia sebagai perwakilan masyarakat Krayan yang berada di DPRD Nunukan berharap agar perhatian pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terhadap Krayan lebih diperhatikan lagi. Setidaknya, kata politisi Gerindra ini, Pemkab Nunukan dapat membatu melancarkan DOB Krayan. “Di pemerintahan yang baru ini, semoga daerah terpencil lebih diperhatikan lagi,” harapnya.

Pemekaran krayan menjadi DOB merupakan hal yang sangat diharapkan warga perbatasan. Karena dengan bergantinya status kecamatan tentu pembangunan dapat terpusat di daerah tersebut. Dengan pemekaran tersebut, mampu merubah wajah Krayan yang saat ini yang masih sangat tertinggal. Selain itu, Krayan menjadi DOB, lantaran saat ini telah menjadi lima kecamatan. “Krayan sudah layak dimekarkan karena letak posisinya yang jauh dari pusat pemerintahan dan jumlah kecamatan sudah bertambah menjadi lima,” harap alumnus Universitas Widyagama Mahakam ini.

Sumber: kaltara.prokal.co – 28 Juni 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s