Soal Lumbis Ogong, BNPP Provinsi Minta Pemda Nunukan Terbuka


Lumbis OgomgUpaya Pemerintah Kabupaten Nunukan yang terkesan tertutup dalam menyikapi kabar warga Lumbis Ogong yang berkewarganegaraan ganda karena kepemilikan IC mendapat kritikan dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Provinsi Kaltara.

“Persoalan tidak akan selesai dengan mengatakan tidak benar ada IC ganda. Diagnosa dokter juga gak benar kalau tak memeriksa secara menyeluruh. Ungkap semua jangan malah ditutup-tutupi,”ujar perwakilan BNPP Kaltara, Udai Robinson, Rabu (04/8/2016).

Menurut Udai, yang seharusnya dipelajari oleh Pemkab Nunukan adalah bagaimana masyarakat bisa mendapat IC. “Sedemikian mudahkan pembuatannya atau ada faktor lain? Mengapa mayoritas warga Lumbis Ogong disinyalir memiliki IC dengan paket bantuan uang yang digelontorkan Malaysia,” paparnya.

Udai juga mengatakan, Pemkab Nunukan tak boleh menilai permasalahan demikian dengan literatur nasionalisme. Demikian juga masyarakat tak perlu merasa berkhianat kepada negaranya. “Sudah 70 tahun masyarakat perbatasan tetap Indonesia. Padahal kebutuhan mereka terpenuhi oleh Malaysia, itu karena mereka cinta Indonesia semata,”katanya.

Bicara masalah nasionalisme, Udai mengatakan masyarakat tak perlu takut ungkap kebenaran kalau semua punya IC.  Karena hal tersebut tak lebih kepada pemenuhan kebutuhan dan pelayanan yang selama ini belum diberi pemerintah. Sehingga memilih menjadi warga negara manapun menjadi hak setiap orang.

Perkara minimnya perhatian pemerintah Indonesia kepada masyarakat perbatasan juga membuat warga perbatasan mempertanyakan status mereka. Wilayah seperti Sumantipal dan Sinapat yang masih status quo masih menjadi sengketa semakin membingungkan masyarakat. Meski sejauh ini mereka yakin masih memegang panji merah putih di tapal batas negara.

“Mereka ingin pembangunan infrastruktur, ingin tak ada kesenjangan. Makanya ungkap saja kalau memang punya IC, itu bukan pengkhianatan,” tegasnya.

Begitu juga terhadap Malaysia yang diduga mencaplok perairan Kayu Mati dan seakan menegaskan wilayah tersebut dengan menancapkan pos Marine tepat di area yang sejauh ini diragukan keabsahannya.  “Pemerintah tak boleh tinggal diam. Pos jaga Marine dibangun di depan mata? Apa gerangan yang sedang terjadi?,” tanyanya.[Dzul]

Sumber: kaltarakita.com – 4 Agustus 2016

Iklan

Satu pemikiran pada “Soal Lumbis Ogong, BNPP Provinsi Minta Pemda Nunukan Terbuka

  1. Ping balik: Soal Lumbis Ogong, BNPP Provinsi Minta Pemda Nunukan Terbuka | Komunitas Anak Negeri INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s