Periksa Patok, TNI dan TDRM Patroli Bersama


patroli-bersama

PATKOR : Personel TNI AD dan TDM melakukan patroli pengecekan patok perbatasan yang dimulai sejak Jumat (19/8) lalu di Pos Serudung Malaysia. IST

Tentara Nasiona Indonesia (TNI) yang diwakili Satgas Pamtas Yonif 614/Raja Pandhita (RJP) dan Tentara Diraja Malaysia (TDRM) melaksanakan patroli bersama mulai Jumat (19/8) lalu guna memastikan patok kedua negara yang serumpun ini tidak bergeser.

Patroli bersama itu di mulai dari Serudung Tawau, Sabah, Malaysia. Komandan Satgas Pamtas Yonif 614/RJP, Letkol Inf Rudi Setiawan SE mengatakan, patroli bersama merupakan agenda rutin tiap tahun yang bertujuan untuk mempermudah komunikasi, koordinasi dan menghindari terjadinya kesalapahaman antar kedua negara.

Jumlah personel yang ikut sebanyak 52 prajurit, 26 personel dari tiap masing-masing negara. “Patkor ini dilakukan selama tujuh hari. Pembukaan di Malaysia dan selanjutnya penutupan patkor di Indonesia Jumat (26/8) mendatang,” jelas Rudi Setiawan kepada Radar Nunukan, Rabu (24/8).

Selain itu, itu dilaksanakan guna memupuk kerjasama dua institusi berbeda negara tersebut. Sehingga, keduanya dapat mempererat silaturahmi antara militer Indonesia dan Malaysia selama patroli dilakukan.

Lanjutnya, selama tujuh hari dengan jarak tempuh sepanjang garis batas negara adalah 24 kilometer (km) dari Pos Seruyung, Malaysia hingga ke Pos Gabma, Kecamatan Sei Menggaris. Hal ini dilaksanakan guna memastikan patok tidak mengalami pergeseran.

“Jaraknya 24 km dan jumlah patok yang dilewati sebanyak 277 patok,” jelas pria yang memiliki hobi bermain tenis ini.

Ditambahkan, jika nantinya patroli yang dilakukan menemukan adanya patok yang bergeser ataupun hilang, akan segera dilaporkan kepada tim investigasi, refiksasi dan Maintenance (IRM) yang terdiri dari Topografi TNI dan Pemetaan TDRM. Ia memastikan jika nantinya ditemukan adanya patok yang bergeser disebabkan kondisi alam.

“Hasilnya nanti diserahkan ke tim IRM. Jika ada yang hilang ataupun bergeser, tim IRM yang berhak melakukan perbaikan terhadap patok tersebut,” pungkas Rudy Setiawan.  (kaltara.prokal.-25082016)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s