PU dan Pelindo Saling Lempar Tanggung Jawab


PU dan Pelindo Saling Lempar Tanggung Jawab

Soal Ruko di Atas Proyek Pembangunan Jalan Lingkar

Pelabuhan

Bangunan ruko yang berada di atas rencana pembangunan jalan lingkar masih terlihat berdiri kokoh. Pemilik ruko mengaku siap meninggalkan lokasi tersebut jika ada bantuan diberikan ke mereka.

Penyelesaian pembongkaran Rumah Toko (Ruko) yang dilalui pembangunan jalan lingkar di Jalan Pelabuhan Baru belum menemukan titik terang.

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Nunukan dan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Cabang Nunukan yang memahami pembangunan tersebut terkesan saling lempar tanggung jawab. Masing-masing mempertahankan pendapatnya tentang nasib pemilik ruko. Padahal, jalan yang dibangun itu merupakan kepentingan masyarakat dan kedua belah pihak.

Direktur Keuangan PT. Pelindo IV (Persero) Makassar yang membawahi PT. Pelindo IV Cabang Nunukan, Budi Revianto SE mengaku, telah menyerahkan semuanya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan persoalan tersebut. Soal pembangunan, pihaknya sangat mendukung.

“Masalah pemilik ruko itu tanggungjawab pemerintah daerah. Karena itu warganya. Kami sudah melakukan tanggungjawab kami berupa mendukung pembangunan tersebut. Lahan yang dilalui kami serahkan untuk dibangun,” ungkap Budi kepada Radar Nunukan saat ditemui di sela acara pemberian motivasi kepada guru dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT. Pelindo IV di Hotel Laura, Jumat (23/9).

Budi mengaku, pihaknya sudah tidak memiliki tanggung jawab sama sekali dengan pemilik ruko tersebut. Sebab, kerja sama yang selama ini dilakukan telah berakhir sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan. Sehingga, pemilik ruko yang notabenenya warga Nunukan menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

“Pelindo Nunukan sudah menyerahkan masalah ini ke pemerintah daerah. Keputusannya dengan pemerintah daerah saja,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga DPU Nunukan, Baharuddin SK ST mengatakan, ruko yang hingga saat ini masih berada di atas lahan rencana pembangunan jalan lingkar itu memang menjadi salah satu kendala. Sudah beberapa kali dilakukan pertemuan antara pemilik ruko, PT. Pelindo dan DPU. Namun, selama ini belum juga mendapatkan kesepakatan. Sebab, ada aturan yang tidak boleh dilanggar dalam persoalan ini.

“Yang punya lahan itukan Pelindo. Kok PU yang dilimpahkan tanggungjawabnya. Seharusnya merekalah yang memiliki kepedulian moral,” kata Baharuddin saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, jika keinginan PT. Pelindo itu tetap untuk memberikan tanggungjawab ke DPU soal nasib pemilik Ruko, maka pelaksanaan pembangunan itu dapat saja tak berjalan lancar. Sebab, untuk memberikan bantuan yang menggunakan anggaran daerah sangat sulit dilakukan. Karena berisiko adanya pelanggaran hukum.

“PU tidak memiliki anggaran untuk memberikan ganti rugi atau apapun bentuknya itu kepada pemilik ruko itu. Sebab, selama ini yang dianggarkan itu hanya pembangunannya jalannya saja. Soal ganti rugi atau apapun bentuknya itu kami tidak memikirkannya. Karena lahan itu milik PT. Pelindo sendiri. Bukan milik masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkannya, lahan tersebut merupakan milik PT. Pelindo. Selama ini dana sewa lahan masuknya ke PT. Pelindo. Penggunaan lahan baru dapat dilakukan setelah adanya kesepakatan yang dilakukan pihak penyewa dan PT. Pelindo. Ketika negara ingin menggunakan tanah untuk kepentingan masyarakat justru menemukan masalah ini.

“Harusnya Pelindo yang bertanggungjawab. Karena selama ini mereka yang berurusan. Bahkan, jauh hari sebelum pembangunan dimulai, ada sosialisasi yang dilakukan. Namun, saat ini sepertinya tidak berpengaruh,” pungkasnya. (kaltara.prokal 24092016)


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s