PELINDO TARGETKAN 2017 BERSIH DARI RUKO


Lokasi Lanjutan Pembangunan Jalan Lingkar

Pembangunan jalan Lingkar

TERHENTI: Pembangunan jalan lingkar Pulau Nunukan harus terhenti sementara karena masih ada sejumlah bangunan yang masuk dalam kawasan pembangunan jalan.

PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Cabang Nunukan memprediksi 2017 mendatang, bangunan yang berada di atas areal proyek pembangunan jalan lingkar bersih atau bebas dari bangunan guna melanjutkan proyek pembangunan jalan lingkat Pulau Nunukan.

Sebab, pekerjaan proyek tersebut harus dikerjakan sesuai dengan target penyelesaian dan sesuai dengan kontrak kerja. Untuk itu, pemilik rumah toko (ruko) yang masih bertahan hingga saat ini diberi batas hingga Desember 2016 untuk meninggalkan lahan milik perusahaan plat merah itu.

“Awalnya, pihak kontraktor siap memberikan uang pengganti kerohiman. Namun ada ketidakcocokan harga. Makanya, hingga saat ini pemilik ruko masih bertahan sambil menunggu apa persetujuan dari pihak kontraktor tadi,” ungkap General Maneger (GM) PT. Pelindo IV Cabang Nunukan Adinovi Wahyudi kepada media ini.

Permasalahan ini, lanjutnya telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Baik dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid maupun Wakil Bupati Nunukan H. Faridil Murad. “Pihak kami tidak memberikan waktu kepada pemilik toko. Tapi, nanti akan saya layangkan kembali surat pemberitahuan kepada mereka lagi soal penggunaan yang kini ditempati,” ujar Adinovi.

Dikatakan, berdasarkan surat perjanjian penyewaan lahan antara pihak penyewa dengan PT. Pelindo selaku pemilik lahan sudah sangat jelas. Di mana salah satu poin penting perjanjian itu disebut bahwa penyewa dipersilakan meninggalkan lahan tersebut jika sewaktu-waktu ingin digunakan. “Saya yakin, penyewa sangat paham dengan surat perjanjian itu. Karena surat perjanjian itu jelas. Makanya mereka harus sukarela untuk pindah,” jelasnya.

“Intinya begini, kalau antara Pelindo dengan pemilik ruko tidak ada masalah. Tapi, pemilik ruko itukan masyarakat Nunukan. Harusnya ada mediasi dari pemda. Karena kalau dari kami (Pelindo, Red) itu sudah sering melakukan mediasi dan memberikan pemahaman kepada mereka,” sambungnya.

Kendati demikian, Adinovi mengaku pihaknya tetap memiliki target dalam merencanakan sebuah program kegiatan. Termasuk dengan penyelesaian jalan lingkar yang melewati lahan milik PT. Pelindo IV Cabang Nunukan.

“Namanya untuk pembangunan, kita harus sesuai aturan. Saya juga punya targetlah. Jangan juga dibiar-biarkan. Nanti terhambat pembangunan. Saya juga masih ingin menghadapi pak wakil dulu. Minimal targetnya itu sampai akhir tahun inilah. Jadi, 2017 itu sudah bersih bangunannya,” ujarnya.

Atong (31), salah seorang pemilik ruko mengaku masih terus bertahan hingga ada kejelasan ganti rugi yang diberikan pemerintah melalui pihak kontraktor. Karena, sebagai masyarakat, pemerintah daerah juga harus bertanggungjawab juga.

“Kalau soal perjanjian dengan Pelindo itu sudah kami pahami. Kami juga sudah tidak pernah membayar uang sewa lahan kepada Pelindo lagi. Tapi, minimal ada perhatian pemerintahlah dengan nasib kami ini,” ungkap salah seorang penjual makanan dan minuman di ruko tersebut.

Sementara Tahir ST, juru bicara PT. 7 Wali Wali yang mengerjakan proyek jalan lingkar tersebut belum dapat dikonfirmasi media ini. Selain nomor ponsel yang dihubungi di luar jangkaun, keberadaan Tahir juga tidak diketahui.

“Biasanya, beliau itu ada di Nunukan kalau ada masalah penting atau urusan administrasi yang perlu dikerjakan. Selebihnya, beliau di Makassar atau di daerah yang menjadi lokasi kerja perusahaan,” ungkap salah seorang pekerja yang ditemui media ini.

Sumber: kaltara.prokal.co – Jum’at 21 Oktober 2016

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Iklan

Satu pemikiran pada “PELINDO TARGETKAN 2017 BERSIH DARI RUKO

  1. Ping balik: Warung Dibongkar, Pedagang di Pelabuhan Tuntut Ganti Rugi | NUNUKAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s