Jadi Sentra Perikanan dan Kelautan Terpadu, Sebatik Bisa Ekspor ke Hongkong dan Davao


20161101-dermaga-inhutani

Sedikitnya 20 pulau terluar tanah air oleh pemerintah di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dijadikan sebagai sentra perikanan dan kelautan terpadu (SPKT).

Salah satu daerah yang menjadi pusat pembangunan SPKT adalah pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara, Amir Bakry, menjelaskan, sedikitnya Rp 300 miliar anggaran digelontorkan KKP untuk merealisasikan SKPT di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia itu.

Tahun ini klaim dia, KKP telah merealisasikan seluruh tahapan perencanaan akan dirampungkan baik masterplan maupun detail enginering design (DED). Dan tahun depan, pembangunan fisik SKPT bakal mulai dilaksanakan.

Adapun bagian dari pembangunan SPKT adalah pembangunan pelabuhan yang mampu melayani kegiatan ekspor dan impor.

Selainnya akan dilengkapi dengan pelayanan perkapalan seperti perizinan, termasuk pusat pelelangan ikan, fasilitas pengisian bahan bakar, maupun reparasi kapal.

“Akan ada juga pembangunan cold storage di sana,” tutur Amir Bakry saat disua Tribun, Senin (1/21/2016).

Lokasi pembangunan SPKT berada di kecamatan Sebatik Utara. Kata Amir, lokasi pembangunan memanfaatkan lokasi pelabuhan kecil yang belakangan ini tak difungsikan. Lama pembangunan SPKT dapat memakan waktu 3 tahun lebih.

Salah satu sasaran utama pembangunan SPKT lanjutnya agar nelayan bisa berdaya saing dan meningkatkan taraf perekonomian atas tersedianya fasilitas yang relatif baik oleh pemerintah.

Selain itu, hasil kelautan dan perikanan Kalimantan Utara akan mudah diekspor ke negara-negara pasar.

“Sasaran kami dan pemerintah adalah pasar Hongkong dan Davao-Filipina,” tuturnya.

Selain Sebatik, daerah yang menjadi pusat pembangunan SPKT lainnya di Indonesia antara lain Mentawai – Sumatera Barat, Anambas – Kepulauan Riau, Talaud – Sulawesi Utara, Natuna – Kepulauan Riau, Rote – Nusa Tenggara Timur, Morotai – Maluku Utara, Sarmi – Papua, Saumlaki – Maluku, dan Pulau Enggano – Bengkulu. (kaltim.tribunnews 31102016)

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s