Masyarakat Masih Bergantung Tabung Gas Malaysia


Pemerintah Minta Sediakan Tabung Gas Non Subsidi

20170216-tabung-gas-malaysia

MASIH DIMINATI : Tabung gas asal Malaysia masih banyak diminati masyarakat di Nunukan

Penggunaan tabung gas elpiji  tiga kilogram selalu saja menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, tak cuma kalangan kurang mampu saja yang  menggunakan tabung gas, kenyatannya tabung gas bersubsidi tersebut turut digunakan oleh kalangan yang mampu.

Saat ini harga tabung gas elpiji tersebut ditetapkan pemerintah hanya berkisar Rp 16.500, sementara kondisinya sulit ditemukan di pasar. Bahkan, harga tabung gas elpiji di masyarakat biasanya diperjualbelikan Rp 35 ribu. Sehingga, alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tentunya menggunakan tabung gas elpiji asa Malaysia.

Kepala bidang Perdagangan dalam Negeri, Dinas Perdagangan Nunukan Hasan Basri menyayangkan, bahwa saat ini banyak masyarakat yang terbilang mampu juga menggunakan tabung gas elpiji tiga kilogram.

“Tabung gas tiga kilogram yang bersubsidi sebenarnya diperuntukkan bagi orang yang tidak mampu. Tapi faktanya di lapangan orang yang mampu juga memakai, karena itu terjadi kelangkaan gas elpiji,” terangnya.

Menurutnya, rata-rata masyarakat di perbatasan apabila terjadi kelangkaan tentunya menjadikan tabung gas asal Malaysia sebagai solusi. Tanpa disadari, hal itu nantinya menjadi masyarakat ketergantungan dengan masyarakat.

“Karena kekhawatiran kita tabung gas Malaysia akan diberhentikan pendistribusiannya, otomatis masyarakat yang mampu juga akan beralih menggunakan yang subsidi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap, pemerintah pusat segera menyediakan tabung gas elpiji non subsidi agar bisa mengimbangi tabung gas tiga kilogram. Sehingga, peruntukan tabung gas subsidi bisa tepat sasaran.

Dengan begitu, masayarakat yang tidak mampu bisa menikmati tabung gas tiga kilogram. Sedangkan, masyarakat yang terbilang mampu bisa menggunakan tabung gas non subsidi dan beralih dari tabung gas asal Malaysia.

“Kita sangat bergantung dengan tabung gas tetangga. Sementara untuk buatan dalam negeri yang banyak beredar itu hanya tabung gas elpiji yang bersubsidi. Biar berimbang, pemerintah sebaiknya menyediakan juga tabung gas non subsidi,” jelasnya. (kalpos.prokal 16022017)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s