BMI Ilegal di Sabah Diminta Ikut 3+1


20170221-bmi-ilegal-di-sabah-diminta-ikut-31

DIPULANGKAN: BMI akan dideportasi Pemerintah Malaysia akibat bermasalah dengan persyaratan bekerja di Malaysia.

Sejumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) kembali akan dipulangkan Pemerintah Malaysia pekan ini akibat tidak memenuhi persyaratan bekerja di Malaysia. Sehingga, BMI ilegal atau tidak memiliki dokumen yang sah untuk bekerja di Malaysia diminta untuk mengikuti program Three Plus One atau biasa disebut 3+1.

Itu diungkapkan Ketua Satgas Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Hadi Syafaruddin kepada media ini. Dirinya mengungkapkan, Pemerintah Malaysia kembali akan memulangkan BMI yang tidak lulus kesehatannya dan bersedia untuk dipulangkan.

“Jadi, pemulangan ini juga bukan tanpa alasan. Apalagi sejak diberlakukannya Program Penggajian dan Penempatan Semula (re-hiring) 15 Februari lalu,” ujar Hadi kepada Radar Nunukan ketika merilis pemulangan BMI melalui pesan singkat, Minggu (19/2).

Hadi mengatakan, kebanyakan BMI yang akan dipulangkan didominasi atas tidak sesuainya prosedur sebagai BMI di Malaysia. Seperti tidak memiliki dokumen resmi hingga mempunyai riwayat catatan buruk selama bekerja di Malaysia.

Untuk itu, dirinya pun mengimbau baik kepada calon BMI yang akan bekerja di Malaysia untuk melalui prosedur yang berlaku. Sementara, BMI yang terlanjur berada di Malaysia untuk segera mengikuti program Three Plus One di Kantor Perwakilan Indonesia guna mendapatkan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Atas program re-hiring yang berlaku hingga 14 Agustus 2017 mendatang, Pemerintah Malaysia pun mengimbau kepada sejumlah majikan agar tidak kembali mempekerjakan warga asing secara ilegal. “Jika hal ini terjadi kembali, Malaysia bisa saja menindak tegas. Untuk itu, saya imbau seluruh TKI yang bekerja di Sabah tapi tidak memiliki dokumen resmi untuk mendaftarkan dirinya guna kelengkapan berkas secara resmi,” beber Hadi.

Sebelumnya, Pemerintah Malaysia menerapkan persyaratan yang ketat untuk BMI dan majikan guna mengikuti re-hiring. Di mana, pekerja hanya dapat mendaftar dan masuk Malaysia secara resmi menggunakan paspor yang sah dan minimal masih berlaku 18 bulan dan memiliki visa Kunjungan Sosial atau Pas Lawatan Kerja Sementara (PLKS) walaupun sudah kedaluwarsa, serta masih memiliki majikan. Selain itu, pekerja juga harus bersih dari catatan kriminal selama di Malaysia dan lulus pemeriksaan kesehatan. (raw/eza) -kaltara.prokal. 20 Feb 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s