Empat Pejabat Eselon II Jadi Staf Biasa


20170327-empat-pejabat-eselon-ii-jadi-staf-biasa1

ADI STAF BIASA: Empat pejabat eselon II yang menduduki jabatan kepala OPD dan asisten dijadikan staf biasa di sejumlah OPD jelang lelang jabatan yang digelar pekan ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali melakukan mutasi untuk empat Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II. Seluruhnya, merupakan pimpinan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dimutasi ke OPD lain dengan jabatan sebagai staf biasa.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Drs. Tommy Harun, M.Si menjelaskan, empat ASN tersebut dipindahkan menjelang dilakukan lelang jabatan pada Senin (23/3). Empat pejabat tersebut telah mendapat Surat Keputusan (SK) perpindahan OPD.

“Sudah dipindahkan, SK-nya telah dikeluarkan. Empat pejabat itu menjadi staf biasa untuk saat ini,” kata Tommy Harun kepada Radar Nunukan, Sabtu (25/7).

Saat ini, lanjut Tommy, empat pejabat yang menjadi staf biasa itu adalah kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU-PRPP) Nunukan, Helmi yang dipindahkan menjadi staf di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan.

Kemudian, kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2APPK) Nunukan, Hj. Mardiah dipindahkan ke Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan.

“Sedangkan, Asisten Administarasi dan Pemerintahan Setkab Nunukan, Abidin Tajang dan Kepala Disdukcapil Nunukan Samuel Parangan dipindahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nunukan,” ujar Tommy sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, kepala Disdukcapil Nunukan dikosongkan menjelang lelang jabatan. Sebab, pejabat sebelumnya Samuel Parangan telah disetujui perpindahannya ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk sementara, ditempatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nunukan sembari menunggu waktu perpindahannya.

Ia berharap, dari ketiga pejabat yang dipindahkan menjadi staf biasa mengikuti lelang jabatan, kecuali Samuel Parangan yang telah disetujui perpindahan ke Kaltara. “Lelang jabatan dimulai Senin (hari Ini, Red.), dari ketiga pejabat ini bisa ikut lelang jabatan lagi,” tuturnya.

Untuk lelang jabatan sendiri telah disiapkan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang telah mendapatkan rekomendasi dari KASN. Untuk penguji telah disetujui dari Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Pendidikan (LP3) Universitas Airlangga, Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM, Sabri mengatakan, persiapan lelang jabatan telah dipersiapkan, termasuk tim Pansel dari Pemkab Nunukan sendiri. Tim Pansel telah dibentuk dengan komposisinya dari internal Pemkab Nunukan 45 persen, selebihnya dari tim penguji dari LP3 Unair Surabaya.

Lelang yang akan dilakukan ini hanya untuk pegawai lingkungan Pemkab Nunukan yang telah memenuhi syarat. Namun, jika 11 jabatan yang akan dilelang nantinya tidak ada yang memenuhi syarat, maka akan dilelang terbuka dan dapat diikuti pegawai dari luar Pemkab Nunukan.

“Sasaran awalnya memang dari lingkungan Pemkab Nunukan dulu, belum ada mengarah untuk lelang terbuka pegawai dari luar Nunukan,” ujarnya. (kaltara.prokal 27032017)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s