Sabu Senilai Rp 7 Miliar Asal Tiongkok Dimusnahkan


20170411-pemusnahan-sabu-mapolres-nunukan

Para tersangka dan barang bukti sabu yang dimusnahkan di Mapolres Nunukan, Selasa

Polres Nunukan, Selasa (11/4/2017) memusnahkan sabu seberat
7.595,43 gram.

Barang bukti tersebut merupakan hasil sitaan dari sembilan kasus pada Januari 2017- Maret 2017 termasuk sabu asal Tiongkok seberat 7 kilogram yang ditaksir bernilai Rp 7 miliar.

Pemusnahan sabu yang berlangsung di halaman Mapolres Nunukan itu melibatkan lintas instansi termasuk TNI dan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Sabu dimusnahkan dengan cara direndam ke dalam air. Sabu tersebut dilarutkan dalam air yang tersedia di wadah yang diaduk-aduk oleh peserta pemusnahan. Setelah larut dalam air, sabu akhirnya dibuang ke dalam lubang toilet.

Kapolres Nunukan AKBP Pasma Royce merincikan, sabu yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti sabu seberat 7 kilogram dengan tersangka Rustam alias Bapak Kiki bin Haji Puang Kibu (42), Budi Haryono (31) dan Firman Alias Feris (40).

Selanjutnya barang bukti sabu seberat 2,16 gram dengan tersangka Muhammad Amin alias Amir bin Haji Bakri yang ditangkap 16 Januari 2016.

Barang bukti seberat 2,47 gram dengan tersangka Nurhadi alias Adi bin Sidik yang ditangkap 25 Januari 2017.

Barang bukti seberat 33,85 gram dengan tersangka Mohammad Husaini alias Bahar bin Cambo yang ditangkap 28 Januari 2017.

Barang bukti lainnya berasal dari Jusman bin Harang yang ditangkap 28 Januari 2017 dengan barang bukti sabu seberat 41,82 gram.

Kemudian barang bukti seberat 2,16 gram dengan tersangka Guntur alias Bapak Putri yang ditangkap 2 Februari 2017.

Dari tersangka Andi Rizal alias Risal bin Andi Lukman yang ditangkap 25 Februari 2017, diperoleh barang bukti sabu seberat 500 gram.

Dari tersangka Amri alias Bapak Bonto bin Cammang (48) yang ditangkap 2 Maret 2017 diperoleh sabu seberat 8,67 gram.

Sedangkan barang bukti sabu seberat 4,30 gram diperoleh dari tersangka Imran alias Bagge bin Masdar yang ditangkap 13 Maret 2017.

Kapolres pada kesempatan itu menekankan, pihaknya tidak akan berhenti memburu pelaku peredaran narkotika.
‘’Informasi sekecil apapun akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Kabupaten Nunukan sudah dikenal sebagai jalur sutra narkoba. Sehingga jika masyarakat mencurigai ada transaksi atau apapun agar segera melaporkannya kepada Polisi.

“Sedapat mungkin kami bergerak,’’ujarnya.

Dia mengatakan, Indonesia saat ini sangat kuat dari segi politik maupun dari segi militer dan segi keamanan.

“Makanya negara lain ingin melemahkan kita dengan narkoba. Ingat sejarah perang candu? Kekuatan militer sebuah negara langsung rontok ketika narkoba sudah merusak generasi bangsa. Kami sudah nyatakan itu musuh negara,” ujarnya. (kaltim.tribunnews 11042017)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s