Kapal Terbakar, Warga Pesisir Panik


20170419-kapal-terbakar-warga-pesisir-panik

PANIK: Tampak jarak kapal dengan Dermaga Inhutani yang begitu dekat. Relawan Balakar RT 10 Nunukan Tengah memantau situasi kapal yang terbakar.

Kepanikan warga pesisir kembali terjadi pukul 05.24 Wita, Selasa (18/4). Gumpalan asap tebal dan hitam dari sebuah kapal yang terbakar membuat warga Sungai Bolong, Pasar Sentral Inhutani dan Jamaker berhamburan keluar rumah.

Dari kejauhan, api terlihat membakar bagian belakang Kapal Layar Motor (KLM) Bunga Indah. Api semakin membesar lantaran angin pagi itu cukup kencang. Selain itu, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Nunukan juga sulit menjangkau lokasi lantaran berada di atas laut. Sehingga, api semakin membesar.

20170419-kapal-terbakar_

KLM Bunga Indah, Selasa (18/4/2017) terbakar tak jauh dari Dermaga Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung, Kecamatan Nunukan.

Karena hanya berjangkar dan jaraknya sekira 500 meter dari permukiman warga di Dermaga Pasar Sentral Inhutani, relawan balakar Rukun Tetangga (RT) 10, Kelurahan Nunukan Utara akhirnya menyiapkan sejumlah alat pemadaman api. Termasuk mesin dan selang yang dimiliki. “Bahaya juga kalau jangkarnya lepas dan ke daratan. Bisa habis perumahan di sini (Pasar Sentaral Inhutani, Red). Karena muatan kapal itu mudah terbakar,” ungkap Uceng sembari menyiapkan peralatan pemadaman api bersama rekan-rekannya yang lain.

Hj. Rusni saksi yang mengaku melihat kali pertama api menjalar di kapal bermuatan kernel (minyak inti kelapa sawit) itu mengatakan, usai salat Subuh, dirinya awalnya hanya melihat asap hitam pekat. Lalu, kemudian terlihat api. Setelah itu, dirinya mulai berteriak dan membuat beberapa warga berhamburan keluar mencari sumber api tersebut. “Saya pikirnya kebarakan itu rumah ruko (rumah toko) di Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada). Makanya saya teriak, kebakaran. Ternyata di kapal,” akunya.

Hanya hitungan menit, ratusan warga berkerumun di jembatan dan beberapa lokasi di pinggir laut. Sebagian warga memilih mengabadikan momen kebakaran tersebut. Ada juga yang terlihat sengaja berfoto dengan latar kapal yang sedang terbakar. Hampir 1 jam, tak ada proses pemadaman terlihat. Dari kejauhan tak terlihat juga Anak Buah Kapal (ABK). Namun, beberapa speedboat  dan beberapa kapal serta perahu bermesin temple mendekat dan memantau kondisi kapal.

Beberapa menit kemudian, terlihat sebuah perahu panjang (longboat) dengan kecepatan tinggi menuju Dermaga Sungai Bolong. Di atas perahu itu, terdapat 9 orang termasuk juru mudinya. Beberapa di antara penumpang itu terlihat hanya membawa tas kecil dan bungkusan dari sarung. Tujuh di antara 9 orang tadi merupakan ABK dan seorang kapten kapal. Mereka dievakuasi dari kapal yang hampir menghanguskan tubuh mereka.

“Untuk sementara kami amankan di pos dulu. Sambil dimintai data dan keterangan penyebab kebakaran itu,” kata Bripka Arya Agus, anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) yang sedang bertugas di pos Dermaga Sungai Bolong kepada media ini. (kaltara.prokal.co 19042017)

20170418_061613-kebakran

dok

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s