Beasiswa Kaltara Cerdas


Soal Tuntutan IPK Minimal Dewan Pendidikan Akhirnya Akomodir Tuntutan Mahasiswa

20170502-mahasiswa-unikal-demo

Mahasiswa Unikal melakukan aksi demo terkait penyaluran beasiswa di kantor Dewan Pendidikan Kaltara, Jalan Binjai, Tanjung Selor, beberapa waktu lalu.

Senin, 1 Mei 2017 11:17

TANJUNG SELOR – Penyaluran beasiswaKaltara Cerdas dari Dewan Pendidikan Kaltara untuk tahun 2017, dipastikan molor dari rencana.

Sedianya, kata Ketua Dewan Pendidikan Kaltara, Herwansyah kepada Tribunkaltim.co di lapangan Agathis, Tanjung Selor, Senin (1/5/2017), beasiswa ini akan dilaunching bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2017.

Penyebabnya, Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltara yang mengatur tentang tata cara penyaluran beasiswa tersebut terlambat diterbitkan.

“Tapi yang pasti, beasiswa kita launching Mei ini,” ujarnya.

Tahun 2017 ini, Dewan Pendidikan Kaltara menerima alokasi anggaran sebesar Rp 12 miliar. Dari total jumlah tersebut, anggaran yang dialokasikan untuk beasiswa mencapai Rp.10 miliar untuk sekitar 2.500 mahasiswa.

Seperti diketahui, penyaluran beasiswaKaltara Cerdas tak luput dari keluhan.

Mulai penerima yang disebut-sebut tidak tepat sasaran, adanya penerima yang sudah tidak aktif kuliah dan ada yang berstatus PNS aktif, penerima beasiswa malah menunggak SPP di kampus, hingga banyak mahasiswa tidak mampu tak bisa mendapat beasiswa karena Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tidak memenuhi syarat.

Untuk meminimalisir keluhan, penyaluran beasiswa tahun 2017 ini akan menggunakan sistem online.

Dalan terkait, kata Herwansyah, juga ada kabar baik. IPK untuk beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang semula minimal 2,75 akan diturunkan menjadi 2,5 saja.

Alasannya, tahun 2017 lalu, banyak mahasiswa kurang mampu, khususnya yang berada di pedalaman, perbatasan, dan pinggiran kota tidak bisa menerima beasiswa karena terganjal syarat IPK minimal tersebut.

“Alasannya kan ekonomi. Dengan keterbatasan ekonomi, belajarnya juga terbatas. Jadi mereka nggak bisa mengejar mereka yang punya kemampuan,” katanya. (kaltim.tribunnews.com)

Banyak Kekurangan, Pergub Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas Bakal Direvisi

Senin, 16 Januari 2017 16:50

TANJUNG SELOR – Peraturan Gubernur (Pergub) Kalimantan Utara (Kaltara), yang menjadi dasar penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas tahun 2016 lalu, akan segera direvisi.

Pasalnya dalam pelaksanaan di lapangan, penyaluran beasiswa tersebut masih menuai banyak komentar miring ditengah masyarakat.

Ketua Dewan Pendidikan Kaltara Herwansyah di kantor Dewan Pendidikan Kaltara, Jalan Binjai, Tanjung Selor, Senin (16/1/2017) menyampaikan, usulan revisi tersebut sudah disampaikan ke Pemprov Kaltara.

“Kita sudah minta dilakukan rapat untuk revisi Pergub,” ujarnya.

Secara umum dia menyampaikan, ada banyak hal dari pelaksanaan penyaluran beasiswa Kaltara Cerdas tahun 2016 yang akan dievaluasi.

Diantaranya terkait masalah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Tahun 2016 lalu kata dia, ada sekitar 200an mahasiswa yang tidak bisa mendapatkan beasiswa dikarenakan IPK masih dibawah batas minimal yang sudah ditetapkan dalam Pergub.

Persyaratan IPK ini menurutnya tidak bisa ditiadakan. Pasalnya, IPK ini adalah salah satu bukti bahwa yang bersangkutan masih aktif tercatat secagai mahasiswa.

Oleh karena itulah, opsi yang paling mungkin kedepannya adalah menurunkan batas minimal IPK yang ada di dalam Pergub.

“Banyak IPK (mahasiswa) yang dipinggiran tidak bisa mencapai itu (sesuai Pergub),” urainya.

Selain itu kata dia, banyak PNS aktif yang kedapatan berbohong demi mendapatkan beasiswa. Yang bersangkutan bahkan membuat pernyataan tertulis yang menyatakan dirinya bukanlah seorang PNS.

Namun atas informasi dari kampus yang bersangkutan, yang bersangkutan diminta mencabut permohonan yang sudah disampaikan.

Tahun 2016 lalu, juga banyak keluhan seputar keharusan melegalisir KTP. Syarat ini tentunya memberatkan mahasiswa yang bukan menempuh pendidikan di daerah asalnya.

“Kedepannya, kita harapkan nggak usah mempersulit itu (KTP),” katanya.

Mengingat masih banyak mahasiswa asal Kaltara yang tersebar di seluruh Indonesia, proses penyaluran beasiswa rencananya akan dilakukan secara online. Cara ini menurutnya sangat efektif.

Pasalnya, semua informasi yang ada bisa diakses semua orang secara cepat dan transparan. “Tapi ini masih diusulkan (sistem online),” katanya.

Kedepannya kata, adanya masukan agar kampus dilibatkan secara langsung dalam proses verfikasi, akan dipertimbangkan.

Beberapa waktu lalu, pihak kampus merasa tidak dilibatkan dalam penentuan siapa saja mahasiswa yang berhak mendapatkan beasiswa tersebut.

Padahal menurut mereka, pihak kampuslah yang paling mengetahui kondisi mahasiswa yang mengajukan permohonan beasiswa tersebut.

Dan hingga saat ini, beberapa kampus, salah satunya Universitas Kalimantan Utara (Kaltara) Tanjung Selor sudah intens menjalin komunikasi perihal hal tersebut.

“Itu bagus sekali, masukan buat kita,” katanya.  (kaltim.tribunnews.com)

Iklan

6 pemikiran pada “Beasiswa Kaltara Cerdas

  1. Slamat malam
    Pak sya mau bertanya, apakah beasiswa ini hanya untuk universitas saja dan tidak untuk Politeknik?
    Sya berkuliah di Politeknik N Samarinda pak, jdi sya harap kmpus kami bisa ikut beasiswa tersebut.
    Trimakasih pak

  2. Tolong jgn hanya meminta tinggal kan sebuah komentar ketika admin tidak menjawab nya. Tolong lah di Jawab.
    Kenapa pengumuman pendaftaran tidak bersosialisasi kan dengan baik. ? Mohon kerja nyanoak kesra kasian temn2 yang tidak dpat info. Pak kesra nya lebih mengutamakan mahasiswa dalam daerah. Sedangkan temn2 di luar daerah tidk terlalu di perhatikan. Kami juga anak Nunukan yang bergelut ilmu di kota orang hanya untuk mengabdi suatu saat di kaltara. .terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s