Tutup TMMD Wiltas ke-99 Wilayah Kodim Nunukan Kasdam Ingatkan Jangan Mudah Dihasut


TMMD

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid dan Kasdam VI/ Mulawarman Brigadir Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad berbaur dengan warga lain menjelang penutupan TMMD Wiltas ke-99 Wilayah Kodim 0911/Nunukan di Kecamatan Siemanggaris, Rabu (2/8/2017).

Kasdam VI/ Mulawarman Brigadir Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad mengingatkan agar TNI terus memelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” pesannya saat penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas ke-99 Wilayah Kodim 0911/Nunukan di Kecamatan Siemanggaris, Rabu (2/8).

Dia mengatakan, semangat gotong-royong hendaknya terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini.

Dia juga berpesan agar hasil pelaksanaan TMMD dimaksud dipelihara sehingga manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

“Kepada para Dansatgas TMMD ke-99 lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang,” ujarnya.

Muhammad Nur menutup kegiatan TMMD Wiltas ke-99 Wilayah Kodim 0911/Nunukan setelah terlaksana selama sebulan. Penutupan kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Srinanti ini dihadiri sekitar 500 orang.

Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Kav Valian Wicaksono mengungkapkan, melalui kegiatan TMMD Wiltas ke-99 Wilayah Kodim 0911/Nunukan di Kecamatan Siemanggaris, Tentara Nasional Indonesia (TNI) membangun dan melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 2,5 kilometer.

Selain itu juga dibangun fasilitas fisik lain seperti jalan semenisasi, rehabilitasi rumah ibadah, meneruskan pembuatan lapangan sepak bola, pembangunan 2 unit box culvert serta 4 unit plat deker untuk sejumlah jembatan penghubung antara Desa Srinanti dan Desa Tabur Lestari.

TNI juga membangun taman edukasi bagi masyarakat perbatasan seperti pembangunan taman wifi maupun taman baca.

Tak hanya kegiatan fisik, selama sebulan di Desa Srinanti dan Desa Tabur Lestari, para prajurit TNI yang berbaur dengan Polri maupun masyarakat juga melakukan pembangunan non fisik di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, keamanan ketertiban masyarakat, penanggulangan radikalisme dan terorisme, pengetahuan ilmu botani, perikanan, perkebunan, kesehatan dan keluarga berencana serta agama.

Sebanyak 150 personel terdiri dari 70 anggota TNI Angkatan Darat dari Kodim 0911/Nunukan, 30 personel Batalyon Infanteri 611/Awang Long Samarinda, prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan, prajurit Pangkalan TNI Angkatan Udara Tarakan, Polres Nunukan maupun sejumlah organisasi perangkat daerah di Kabupaten Nunukan terlibat kegiatan tersebut. (kaltim.tribunnews – Rabu 2 Agustus 2017)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s