Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Tak Tepat Sasaran, Jaksa Sarankan Pakai KTP


Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Nunukan menilai, subsidi ongkos angkut (SOA) penumpang rute Nunukan- Krayan masih belum tepat sasaran. Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Nunukan, Ary Prasetya Panca Atmadja SH mengatakan, selama ini subsidi masih dinikmati semua penumpang, termasuk pejabat maupun pengusaha yang bepergian ke Krayan maupun ke Nunukan dari…

Peringatan untuk Bandar Narkoba, Masuk Nunukan BNNK akan Langsung Tembak Mati!


Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan, Komisaris Polisi Lamuati menginginkan agar bandar narkoba di Kabupaten Nunukan juga ditembak mati. “Presiden juga menginstruksikan tindak tegas bandar, pulihkan pecandu,” katanya, Jumat (28/7/2017). Lamuati menjelaskan, tindakan tegas berupa tembak mati harus dilakukan untuk menghentikan peredaran narkoba. Apalagi saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Dia mengatakan, tindakan…

Kejari Nunukan Eksekusi Terpidana Korupsi Kasus Pasar Induk Nunukan


Kejaksaan Negeri Nunukan mengeksekusi terpidana korupsi proyek bangunan Pasar Induk Nunukan yang bersumber dari dana APBD Pemkab Nunukan tahun anggaran 2006 – 2009. Proyek ini bernilai Rp 13,7 miliar. Mantan Kadis PU  Nunukan Khotaman  hari ini (05/05/2017) dibawa ke Nunukan yang sebelumnya Khotaman menjadi tahanan titipan di Lapas Samarinda Kalimantan Timur. Jaksa Pidsus Kejari Nunukan,…

Tertulis Dan Kawan-kawan di SPDP, Tersangka Pungli di Pelabuhan Tunon Taka Lebih dari Satu Orang


Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam kasus pengutan liar (pungli) over bagasi dan muatan palksa di Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan. “Sudah diterima Senin kemarin,” ujar Rusli, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan, Selasa (21/3/2017). Dalam SPDP disebutkan jika tersangka dalam kasus tersebut Samsul Bahri bin Haji Kanna…

Penyidikan Pasar Induk Berlanjut, Kejati Periksa Napi Pencucian Uang


Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur memeriksa mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan, Abdul Azis Muhammadiyah di Kantor Kejaksaan Negeri Nunukan, Selasa (21/3/2017). Narapidana kasus gratifikasi dan pencucian uang yang dihukum 10 tahun penjara itu, harus di-bon dari Lapas Klas II B Sungai Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pasar…

Balas Surat BKDD, Kejari Jelaskan Status Tiga PNS Kasus Korupsi


Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, I Made Sudiatmika memastikan, pihaknya telah menjelaskan status tiga pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang terjerat kasus korupsi. Penjelasan itu disampaikan melalui surat, membalas surat yang disampaikan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Nunukan. Made menjelaskan, dari tiga PNS dimaksud, masing-masing staf fungsional umum pada Badan…

Kajari Bantah Budiman Arifin Tahanan Kota


Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan hingga saat ini belum melakukan penahanan terkait mantan Bupati Bulungan, Budiman Arifin terkait penggunaan anggaran dalam kasus korupsi pembebasan tanah seluas 62 hektare pada 2004 lalu. Kajari Nunukan, I Made Sudiatmika, SH mengatakan, hingga saat ini Budiman Arifin belum ditahan, karena masih dalam tahap proses pemeriksaan. Ketika sudah dilakukan penahanan, tentu…